Home / Berita / Nasional / Doa dan Upaya Penyelamatan untuk Iqbal, Balita Korban Penyiksaan

Doa dan Upaya Penyelamatan untuk Iqbal, Balita Korban Penyiksaan

Dian Fath Risalah El Anshari Iqbal, bocah malang yang disiksa oleh orangtua angkatnya - Foto: kompas.com
Dian Fath Risalah El Anshari Iqbal, bocah malang yang disiksa oleh orangtua angkatnya – Foto: kompas.com

dakwatuna.com – Jakarta.  Iqbal Saputra (3,5), bocah malang yang disiksa Dadang Supriatna (29) dalam kondisi kritis. Upaya menyelamatkan Iqbal dilakukan, dengan doa dan memberikan pelayanan medis yang maksimal.

“Kesehatan Iqbal Saputra anak korban penculikan, penyiksaan, dan penyekapan yang dilakukan Dadang, dalam kondisi sangat menurun/koma dan sudah dipindahkan ke ruangan VICU,” Kata Ketua Komnas Anak, Arist Merdeka Sirait dalam keterangannya, Selasa (18/3/2014).

Arist menjelaskan, pihaknya dan sejumlah relawan berusaha agar Iqbal bisa mendapatkan perawatan terbaik. Iqbal saat ini dirawat di RSUD Koja.

“Untuk memberikan dukungan moral dan kemungkinan evakuasi ke rumah sakit yang lebih baik untuk Iqbal,” jelas Arist.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Perlindungan Anak Komisi Nasional Perlindungan Anak yang dipimpin Arist, siang ini akan menjenguk Iqbal di RSUD Koja. Arist berharap dukungan dari semua pihak untuk keselamatan Iqbal.

Sejumlah luka dialami Iqbal Saputra, seperti sundutan rokok, tusukan paku panas di perut hingga luka gunting di bibir dan lidah. Luka tersebut didapatkan atas kemarahan Dadang Sukendar, ayah angkatnya.

“Terdapat luka sundut rokok di sekujur tubuh korban. Selain itu ada luka tusuk di perut. Pengakuan korban luka itu akibat ditusuk oleh paku panas. Dia juga menggunting lidah dan bibir korban,” ujar Kasat Reskrim Mapolres Jakarta Utara, AKBP Daddy Hartadi saat dikonfirmasi, Jumat (15/3).

Menurutnya luka-luka tersebut dapat ditemukan di sekujur tubuh korban. Selain itu korban mengaku pernah ditendang di bagian kelamin.

“Dadang mengaku kesal karena korban sering menangis,” jelas Daddy. Sementara itu ibunda Iqbal Iis Novianti belum diketahui keberadaannya. (detik/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 6,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Doa untuk Saudara yang Jauh