Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Jangan Hanya Berdoa Sebelum Tidur

Jangan Hanya Berdoa Sebelum Tidur

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (Inet)
Ilustrasi (Inet)

dakwatun.com – Setiap manusia yang beragama, terkadang sebelum tidurnya ada yang melakukan doa dengan harapan mendapatkan kebaikan dari doa yang dibacanya, berharap perlindungan dari Sang Pencipta, berharap mendapatkan akhir hidup dalam keadaan yang terbaik dan diridhai oleh Pemilik Alam dan seisinya. Tapi ada baiknya kalau mulai saat ini, setelah membaca tulisan ini, Anda tidak perlu membaca doa lagi sebelum tidur. Loh? Kenapa? Berikut kisah dan alasannya.

Zaman dahulu kala, ada seseorang yang ditunjuk oleh Nabi SAW sebagai orang yang kelak akan masuk Surga. Jelas saja hal ini membuat beberapa orang merasa keheranan, apa sih alasannya hingga orang tersebut bisa lolos kriteria masuk ke Surga? Akhirnya salah seorang yang penasaran mengikuti orang tersebut hingga ke rumahnya, dan dengan suatu alasan akhirnya ia berpura-pura agar dapat diizinkan menginap di rumah orang tersebut, dengan harapan bisa mengetahui rahasianya.

Malam pertama diperhatikannya, orang yang diintai sebelum tidur biasa saja, tidak ada ibadah yang dilakukannya. Sepertiga malampun ia tidak bangun untuk shalat malam, pun ibadah sunnah lainnya. Tidak ada yang istimewa. Mungkin orang tersebut menyembunyikan amalannya? Lalu Si Penginap pun memutuskan untuk minta izin menginap kembali dengan harapan malam kedua ada rahasia yang terkuak. Ternyata malam kedua pun dilalui sama seperti malam sebelumnya. Akhirnya ia memutuskan kembali untuk menginap yang terakhir kalinya. Jika tak ada satupun ibadah yang terlihat istimewa, maka ia akan pulang keluar dari rumah tersebut.

Ternyata lagi-lagi malam ketiga pun demikian. Akhirnya si penginap minta izin untuk pulang. Namun untuk menuntaskan rasa penasarannya, akhirnya ia bertanya perihal informasi yang ia dengar kalau orang tersebut sebagai ahli Surga. Ternyata jawabannya adalah, bahwasanya setiap kali ia mau berangkat tidur, ia selalu membersihkan hati dari sikap benci atau mendendam, benci pada orang lain walaupun orang lain yang bersalah pada dirinya, walaupun orang lain yang mendzaliminya. Ternyata rahasianya adalah tiadanya rasa membenci pada orang lain (bisa jadi makna yang bisa kita gali lagi selain rasa benci adalah rasa iri, rasa sombong atau takabur pada orang lain).

Walau begitu, bukan berarti bagi yang saat ini sudah rutin melakukan ibadah sunnah lainnya untuk ditinggalkan. Tidak. Tidak begitu. Jadi jangan lagi hanya berdoa sebelum tidur. Berdoalah sebelum tidur SAMBIL membersihkan hati dari bayang-bayang membenci/iri pada orang lain. Insya Allah lebih menentramkan jiwa untuk dibawanya jasad ini terlelap. Semoga bermanfaat.

 

About these ads

Redaktur: Deddy S

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 7,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Mengelola fans page Menjaga Semangat melalui kata-kata, Karena kita hidup tidak untuk sendiri melainkan untuk berbagi.

Lihat Juga

ilustrasi (inet)

Upaya Untuk Khusuk Dalam Shalat

Organization