Home / Berita / Nasional / 9 Alasan PPP Dorong Penghapusan Pilkada Langsung

9 Alasan PPP Dorong Penghapusan Pilkada Langsung

Muhammad Romahurmuziy, Sekretaris Jenderal PPP. (wartakotalive)
Muhammad Romahurmuziy, Sekretaris Jenderal PPP. (wartakotalive)

dakwatuna.com – Jakarta.  Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyatakan sembilan alasan untuk menghapus pilkada secara langsung.

“Putusan Mahkamah Konstitusi tentang keserentakan pileg dan presiden, pilkada tetap perlu didorong ke pilihan perwakilan oleh DPRD, karena sembilan alasan,” kata Sekjen PPP M Romahurmuziy, Rabu (29/1).

Pertama, katanya, pemilihan oleh DPRD dapat menghemat anggaran untuk penyelenggaraan pilkada. “Dana yang di hemat dapat digunakan untuk peningkatan belanja modal khususnya infrastruktur pertanian dan perbaikan sekolah,” katanya.

Kedua, menghilangkan politik uang dan transaksional. Ketiga, meminimalisasi potensi konflik horizontal antar pendukung pasangan.

Keempat, memberikan kepastian keterpilihan, ketimbang pilihan langsung yang bertele-tele dengan berbagai kerawanan. Mulai tahap pendaftaran, kampanye massa, pemungutan dan perhitungan.

Kelima, meminimalisasi judicial corruption (suap politik kepada MK) pada sengketa pilkada. Ini karena kemungkinan adanya gugatan ke MK rendah. “Sementara saat ini, kredibilitas MK masih menjadi pertanyaan,” katanya.

Keenam, kembali ke demokrasi perwakilan adalah amanat sesungguhnya pendiri bangsa di sila ke-4 Pancasila. Ketujuh, pilkada tak langsung terbukti selama 60 dari 68 tahun sejarah RI telah dipraktekkan.

“Hasilnya lebih beradab ketimbang pilkada langsung yang penuh konflik, penuh transaksi, dan penuh penyalahgunaan mobilisasi birokrat pemerintahan oleh incumbent,” katanya.

Kedelapan, mengurangi biaya pencalonan sehingga menurunkan potensi korupsi. “Kesembilan kandidat terpilih lebih efektif menjalankan pemerintahan ke depan karena ditopang koalisi nyata di parlemen,” katanya. (rol/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 9,80 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Haries Khelmy

    setuju

  • Wawan Heryana

    Yng lebih penting lagi Pilkada langsung melahirkan RAJA RAJA KECIL DI REPUBLIK INI yg akhirnya mengancam DISINTEGRASI dalam berbangsa dan bernegara serta lahirnya istilah PUTRA DAERAH yang salah Kaprah

Lihat Juga

Monas

Larang Pengajian di Monas, Politisi PPP Minta Ahok Larang Juga Kegiatan Lain