Home / Berita / Daerah / Aksi Banjir PKPU Di Purworejo

Aksi Banjir PKPU Di Purworejo

Salah satu wilayah banjir purworejodakwatuna.com – Purworejo.   Hujan yang mengguyur Purworejo sejak Kamis 19 Desember 2013 hingga Jumat, 20 Desember 2013 menyebabkan belasan kecamatan di Purworejo lumpuh terendam banjir. Ratusan rumah terendam air dengan ketinggian 50 – 150 cm, demikian juga dengan ratusan hektar sawah rusak karena Banjir.

Lembaga kemanusiaan nasional PKPU langsung menurunkan tim rescue untuk mengevakuasi para korban yang terjebak banjir dengan perahu karet.  Hari pertama aksi rescue juga langsung mendistribusikan bantuan berupa beras, makanan siap saji, gula, susu dan teh.  Untuk semua aksi ini, PKPU mendirikan posko di kantor DPD depan terminal bis Purworejo.  Sedangkan sebagian korban juga mengungsi di SPBE Kutoarjo dan kantor kecamatan Kutoarjo, juga tersebar di balai desa, dan beberapa masjid, dengan rata-rata jumlah pengungsi di satu titik mencapai 50 orang.

Ahmad Muntoha, tim Rescue PKPU melaporkan bahwa hingga pukul 03.00 Sabtu, 21 Desember 2012, tim rescue masih mengevakuasi warga ke tempat aman.  Pagi harinya, tim rescue membagikan logistik dan nasi bungkus, juga pakaian layak pakai di kecamatan Purwodadi.  Tak lupa juga keperluan untuk bayi seperti susu dan diapers dibagikan.

Ia juga melaporkan, walaupun banjir mulai surut, namun di beberapa bagian masih terendam banjir.  Untuk itu, distribusi nasi bungkus masih akan berlanjut hingga malam ini.  Di rencanakan esok akan ada layanan kesehatan untuk  karena puskesmas banyak yang terendam banjir sedangkan sebagian korban sudah mengeluh gatal-gatal akibat dari banjir.  Walaupun korban banjir tidak terkejut dengan kejadian banjir, namun kejadian banjir kali ini cukup mengagetkan karena tahun-tahun sebelumnya, setelah 3 -4 jam banjir sudah surut, namun banjir kali ini berlangsung lama dan tinggi genangan air melebihi kejadian sebelumnya.

Sebelumnya dilaporkan, ada tiga korban meninggal dan sebelas kecamatan yang terendam banjir.  Jalan raya yang menghubungkan Purworejo-Kebumen di kecamatan Butuh juga macet total. Kendaraan terjebak macet panjang dan harus menunggu lebih dari lima jam.  Juga di laporkan terjadi longsor di beberapa tempat.   Total 53 desa yang terendam banjir. Kecamatan yang cukup parah diterjang banjir antara lain Kutoarjo, Kemiri, Pituruh, Bagelen, Purwodadi, Bruno, Bayan, banyuurip, dan Purworejo.  Diperkirakan masih akan terjadi banjir dan longsor susulan jika terjadi hujan lebat kembali.  Seluruh warga diharapkan waspada.(ER/PKPU/sbb/dakwatuna).

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Prosmiling (Program Kesehatan Masyarakat Keliling) di Desa Pasarean Kecamatan Pamijahan, Kampung Sindang Asih, Bogor, Ahad (13/11/2016). (Dita/Putri/PKPU)

HAI UEA – PKPU Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Kampung Sindang Asih Bogor