Home / Berita / Silaturahim / KAMMI Siap Kawal Pemilu 2014 Hingga ke Pelosok

KAMMI Siap Kawal Pemilu 2014 Hingga ke Pelosok

Andriyana, Ketua Umum PP KAMMI
Andriyana, Ketua Umum PP KAMMI

dakwatuna.com – Bandung. Pemilihan Umum 2014 akan menjadi agenda paling penting bagi perubahan nasib bangsa. Pada momentum tersebut, Indonesia tidak hanya akan memilih para anggota legislatif di tingkat pusat dan daerah, tetapi juga presiden baru.

Untung menyikapi momentum tersebut, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menggelar Konsolidasi Nasional bertajuk MUKERNAS 2013 KAMMI di Bandung pada tanggal  6-10 November 2013. Acara tersebut dihadiri dari 170 pimpinan KAMMI di seluruh Indonesia.

“Lewat konsolidasi nasional ini kami ingin menyamakan frekuensi gerakan. KAMMI siap mengawal pemilu 2014 hingga ke pelosok negeri,” kata Andriyana, Ketua Umum PP KAMMI, Minggu (10/11).

Acara tersebut mengambil tema besar “Konsolidasi Pemuda untuk Menyelamatkan Kepentingan Nasional Indonesia (National Interest)” ini merupakan agenda strategis bangsa menghadapi suksesi kepemimpinan nasional.

“Dari sisi keamanan, Indonesia masih berada di bawah bayang-bayang ancaman konflik sosial dan masalah keamanan Internasional. Sementara di sisi kesejahteraan, lebih dari 30 juta warga Indonesia masih di bawah garis kemiskinan,” papar Andriyana.

Problem itu, lanjut Andriyana, sangat ironis karena Indonesia adalah negara yang kaca dari segi sumber daya alaman sumber daya manusia.

Karena itu, Konsolidasi Nasional ini mendorong Pemilu sebagai momentum untuk melahirkan para pemimpin bangsa yang memiliki serta visi yang jelas untuk kepentingan masyarakat Indonesia. “Di samping itu, KAMMI juga mendesak partai politik untuk menjalankan fungsi pendidikan politik dan pencerdasan kepada masyarakat, bukan transaksi atau pembohongan,” jelas Andriyana.

Konsolidasi Nasional ini juga memutuskan untuk mengawal sistem dan instrumen Pemilu untuk bekerja secara akuntabel dan jujur pada penyelenggaraan Pemilu 2014.

“KAMMI mendorong agar seluruh elemen bangsa dapat menjadikan Pemilu sebagai ajang pencerdasan dan perbaikan, bukan transaksi kekuasaan semata,” tutup Andriyana. (Andriyana/ded/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Deddy S

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 5,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Maraknya Buruh Cina Ilegal, Bukti Blundernya Kebijakan Pemerintah Jokowi