Home / Konsultasi / Konsultasi Arsitektur / Renovasi Minimalis Tambah Lantai 2

Renovasi Minimalis Tambah Lantai 2

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

Assalamu’alaikum wrwb

dakwatuna.com – Pak Andan yang saya hormati, saya memiliki rumah yang sudah di cor dak beton atasnya. Saat renovasi dulu memang langsung saya cor dak beton. Namun kini saat ingin membangun ke atasnya bingung. Hingga butuh bantuan arsitek untuk membuat desainnya.

Sebenarnya saat dibeli dulu sudah ada bangunan tua di belakang lahan. Jadi saya renovasi saja seadanya dengan membuat atap dak beton. Dengan harapan saat renovasi kedua kalinya menjadi lebih mudah. Saat ini saya bingung, apakah perlu menambah garasi? Ada juga keinginan untuk membuat tempat penyimpanan sepeda, lalu ruang kerja yang dekat dengan hobi sepeda saya.

Gambar denah aslinya saya lampirkan di email. Untuk ruangan kami memerlukan ruang tidur utama dan 2 kamar tidur anak di atas. Lalu ruang duduk dan balkon serta service area (ruang pembantu, cuci jemur, wc cuci) di lantai atas juga.

Untuk lantai dasar saya ingin ada ruang besar untuk kumpul keluarga, ruang sepeda, gudang, dapur, ruang tamu, garasi, ruang makan, ruang tidur 2 buah, dan taman yang lapang.

Demikian pertanyaan kami. Terima kasih kepada dakwatuna.com, dan terima kasih juga kepada Pak Andan. Jika Pak Andan dapat berkunjung ke rumah kami maka kami ingin konsultasi lebih lanjut mengenai RAB dan hal – hal terkait dengan teknis.

Wassalaamu’alaikum wrwb

Aditya – Rawa Lumbu Bekasi

Jawaban:

Wa’alaikum salam wrwb

Pak Aditya yang saya hormati beserta rekan-rekan netters dakwatuna.com di manapun Anda berada. Apa kabar Anda semua? Semoga senantiasa diberi kesehatan. Setelah libur Muharram kemarin. Semoga liburannya membawa kesegaran. Dan di tahun hijriyah yang baru ini menjadi penyemangat kita untuk berbuat lebih baik dari tahun kemarin.

Pak Aditya, sungguh luar biasa lahan yang Anda miliki. Baru kali ini saya menerima desain dengan lahan yang jauh mundur ke belakang. Rumah ini bisa menjadi rumah kebun. Lapang dan lega di muka rumah. Bisa juga kita membuat gazebo di lahan hijau yang ada.

Untuk garasi menurut saya tidak perlu dibuat. Karena cukup dengan carport di muka garasi saja. Karena sebenarnya tanah yang panjang ini sanggup menampung mobil dalam jumlah yang banyak. Lalu untuk area sepeda saya coba manfaatkan celah gang di samping rumah. Hingga ruang mati ini bisa menjadi optimal pemanfaatannya.

Pembongkaran bawah saya hemat sebisa mungkin. Kamar tidur lama di depan saya buat hall besar. Karena sebenarnya kita tidak perlu ruang tamu secara khusus. Kita bisa membuat ruang tamu di luar dengan gazebo atau teras yang di perbesar. Kamar belakang saya jadikan gudang. Kamar mandi belakang saya bongkar agar kita bisa memiliki taman di belakang yang cukup lega.

Setelah itu kita bisa fokus ke lantai 2. Cor dak beton lama yang cukup luas saya manfaatkan untuk ruang hunian berupa 2 kamar tidur anak dan 1 kamar tidur utama. Untuk ruang pelayan dan ruang cuci jemur plus wc – nya saya buat di area belakang. Hingga kita bisa membuat tangga putar sebagai akses service di halaman belakang.

Tampak muka saya buat minimalis. Agar tampil modern dan segar sesuai zamannya. Dengan atap satu arah ke depan membuat bangunan ini berkesan futuristik. Ditambah tiang merah dan railing kaca di lantai 2 semakin menguatkan akses modern nya.

Permainan warna gelap terang juga berpengaruh.  Paduan unsur kotak-kotak yang dominan membuat bangunan ini memiliki tampak muka yang tegas. Kotak putih dan coklat tua menjadi daya tarik utama. Karena warna mereka yang kontras menjadikan ‘eye catching’ tersendiri.

Demikian penjelasan saya. Semoga Pak Adit bisa memahami desain ini. Insya Allah kita atur waktu untuk kunjungan. Sementara desain ini bisa didiskusikan dulu dengan keluarga di rumah.

Netters dakwatuna.com yang saya hormati, sebelum saya akhiri konsultasi ini, izinkan saya mengucapkan selamat tahun baru Islam, 1435 Hijriyah. Semoga di tahun yang baru ini kita memiliki semangat yang baru untuk memperbaiki diri dan semakin bersemangat mengejar kebaikan. Fastabiqul khairat.

Akhirul kalam,

Wassalaamu’alaikum wrwb.

Kirimkan email pertanyaan ke:[email protected]

Disain denah renovasi Lt. 1. (Andan Nadriasta)
Disain denah renovasi Lt. 1. (Andan Nadriasta)
Disain denah renovasi Lt. 2. (Andan Nadriasta)
Disain denah renovasi Lt. 2. (Andan Nadriasta)
Denah awal. (Andan Nadriasta)
Denah awal. (Andan Nadriasta)
Eksterior view 6. (Andan Nadriasta)
Eksterior view 6. (Andan Nadriasta)
Eksterior view 7. (Andan Nadriasta)
Eksterior view 7. (Andan Nadriasta)
Eksterior view 3. (Andan Nadriasta)
Eksterior view 3. (Andan Nadriasta)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (15 votes, average: 9,27 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Andan Nadriasta, ST
Lulusan Teknik Arsitektur angkatan 90 Univ. Pancasila. Bisa dihubungi di 0817-496-5742. Aktif menulis di media tahun 99. Sebagai pengisi rubrik griya di koran Republika. Sebelumnya sempat aktif di Tabloid Nova. Membantu pembuatan desain rumah tinggal yang di asuh oleh Ir. Nurhadi.Andan Nadriasta diambil dari bahasa sansekerta. Artinya adalah 'tangan yang berkarya'. Doa dari orang tua tersebut mengiringi segenap kegiatan dalam berkarya membuat disain rumah tinggal yang islami. Serta berdakwah di lingkungan sekitar hingga daerah yang dikunjungi.
  • Manggalini Dian Insani

    rumah asyik banget..taman nya luas…

  • Ajund Sii Unned

    iya bener.. tamannya luas..asyik nih..

  • Faris Ridwan

    rumah model begini keren banget ya..

  • Dimas Sigit Wicaksono

    wah..pengen nih punya rumah kayak gini…

  • Erwien Choiruddien

    semoga dakwatuna tambah sukses…

  • Angga Dwi Anugerah

    wah..unik ni rumah..taman depan nya yang lapang banget..biasanya kan taman belakang yang luas..

  • Karina Setyawati

    enak benerr..taman nya lega…

Lihat Juga

ARDIANSYAH DS 3 - VIEW 3

Bisakah Rumah Kecil Saya di Renovasi Secara Bertahap?