Home / Berita / Internasional / Amerika / Doa Muslim se-Dunia untuk Kesembuhan Mandela

Doa Muslim se-Dunia untuk Kesembuhan Mandela

mandeladakwatuna.com – Washington.  Umat Muslim menunjukkan solidaritas nya terhadap mantan presiden Afrika Selatan (Afsel) yang juga penentang apartheid, Nelson Mandela. Ia masih terbaring dalam keadaan sakit. Ia menderita infeksi paru-paru dan dilarikan ke rumah sakit sepekan lalu. Muslim pun memanjatkan doa atas kesembuhan laki-laki yang pernah meraih Nobel Perdamaian ini.

Dalam pernyataannya, Islamic Society of North America (ISNA) menyatakan kekaguman pada kepemimpinan dan integritas Mandela. ISNA bersama  bangsa dan  Muslim Afsel memuji perjuangan Mandela serta semangatnya untuk berkorban.

“Kami berdoa kepada Allah agar perjuangan Mandela terus mewarnai rakyat Afrika Selatan dan dunia.”

ISNA meminta jamaah masjid-masjid di Amerika menyebut kontribusi dan mengingat Mandela dalam doa-doanya.

“Mandela telah menginsipirasi jutaan orang di seluruh dunia,” kata Direktur Nasional Kantor ISNA untuk Aliansi Antar keyakinan dan Komunitas. Ia berharap tim kesehatan melakukan tindakan terbaik untuk mengembalikan kesehatan Mandela.

Mandela dipenjara selama 27 tahun karena melawan pemerintahan kulit putih. Pada 1994, ia menjadi presiden berkulit hitam pertama di Afsel. Mandela yang dikenal pula dengan panggilan Madiba, nama klan nya, memang mempunyai riwayat penyakit paru-paru. Ini muncul saat ia berada di Penjara Robben Island, dekat Cape Town.

Sebelumnya, Muslim di Afrsel menggelar acara doa bersama untuk Mandela. Acara tersebut berlangsung di Masjid Awwal, Bo Kaap.

“Ketika Mandela dalam keadaan sakit, kami semua juga merasakan sakit. Saat ia tak nyaman, seluruh Afrika Selatan merasakan hal yang sama,” kata Sheikh Ebrahim Gabriels dari Dewan Yudisial Muslim (MJC).

Ebrahim menyatakan, komunitas Muslim berharap agar Mandela terbebas dari penyakit yang menderanya. Presiden MJC Maulana Igsaan Hendricks menuturkan, komunitas Muslim mengakui kontribusi besar Mandela. Terutama, perjuangan Mandela dalam mencapai kebebasan melakukan pembebasan di negaranya.

“Mandela datang ke Masjid Awwal ini untuk menunjukkan apresiasinya kepada Muslim atas andil selama perjuangan pada masa apartheid,” ujar Igsaan. Populasi Muslim berkisar 1,5 persen dari seluruh penduduk Afsel yang mencapai 53 juta jiwa. (rbs/rol)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 7,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Saat Eskalasi Perang Suriah Menjadi Perang Dunia