00:20 - Minggu, 24 Agustus 2014

Madrasah Harus Memiliki Program Unggulan dan Berkualitas

Rubrik: Nasional | Kontributor: dakwatuna.com - 06/05/13 | 15:31 | 26 Jumada al-Thanni 1434 H

Salah satu kegiatan di Madrasah

Salah satu kegiatan di Madrasah

dakwatuna.com - Jakarta. Dirjen Pendidikan Islam (Pendis), Prof. Dr. Nur Syam, menegaskan setiap madrasah kini harus memiliki keunggulan yang berbeda di antara madrasah dan lembaga pendidikan setara lainnya karena tuntutan masyarakat terhadap kualitas pendidikan makin menguat.

“Tidak ada jalan lain bagi madrasah, selain harus tampil beda dengan keunggulan yang dimiliki juga harus berkualitas dari sisi penyelenggaraan pendidikan,” kata Nur Syam tatkala meninjau pelaksanaan Ujian Nasional tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), di Jakarta, Senin.

Dirjen Pendis Nur Syam bersama Kepala Kanwil Kemenag Prov DKI Jakarta Akhmad Murtado, Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Kidup Supriyadi dan sejumlah pejabat lainnya, Senin pagi, memantau pelaksanaan UN di MI Negeri 16 Cipayung dan MI Terpadu Al-Hamid di Cilangkap. Kedua madrasah itu berada di kawasan Jakarta Timur.

Ketika meninjau MIN 16 di Cipayung, Dirjen Pendis mendengarkan penjelasan dari kepala madrasah bersangkutan, H. Muhammad Zubad yang menyebut bahwa animo masyarakat untuk mamasukkan putra-putrinya ke lembaga pendidikan Islam tersebut makin tinggi. Di sisi lain, jumlah kelas makin terbatas.

Hal itu dibenarkan Kanwil Kemenag DKI Akhmad Murtado. Minat orang tua kini berubah, bukan hanya dari kalangan menengah ke bawah tetapi kelas atas pun berebut memasukkan anaknya ke madrasah.

Jadi, meski madrasah banyak berada di pinggir kota, tetapi bukan berarti untuk di Jakarta siswanya anak pinggiran karena ternyata dari sisi kualitas mereka mampu bersaing.

Terkait dengan kualitas itu, Dirjen Pendis mengatakan, madrasah harus unggul. Dengan keunggulan yang dimilikinya itulah maka ke depan madrasah itu bisa bersaing dengan sekolah pada umumnya.

Jika di salah satu madrasah ada pendidikan bahasa Arab, bisa jadi untuk madrasah lain mengajarkan bahasa Mandarin dan Arab atau Inggris. Demikian juga untuk program ekstra sehingga bisa menarik kepercayaan orangtua murid untuk memasukkan putranya ke madrasah bersangkutan. (esya/ant)

Redaktur: Saiful Bahri

Topik:

Keyword: , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (3 orang menilai, rata-rata: 9,33 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
Iklan negatif? Laporkan!
53 queries in 1,214 seconds.