Home / Berita / Nasional / Yenny Minta MLB PKB di Ancol Dibatalkan

Yenny Minta MLB PKB di Ancol Dibatalkan

MLB PKB (ilustrasi)
MLB PKB (ilustrasi)

dakwatuna.com – Jakarta. Setelah memastikan tidak bergabung dengan Partai Demokrat (PD), Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (DPN PKBIB) Yenny Wahid mendesak agar Muktamar Luar Biasa (MLB) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Ancol, Jakarta 2-4 Mei 2008 lalu, dibatalkan.

Selama MLB PKB di Ancol, tersebut tidak dibatalkan, menurut Yenny, selama itu pula kader PKBIB dan dirinya tidak akan bergabung dengan PKB.

“Muktamar Luar Biasa PKB, awal Mei 2008 harus dibatalkan, sebab muktamar tersebut dipakai hanya untuk mencopot Gus Dur dari posisi Ketua Umum Dewan Syuro PKB. Selama muktamar tersebut tidak dibatalkan, saya dan seluruh kader PKBIB tidak akan bergabung dengan PKB,” kata Yenni Wahid, menjawab pertanyaan wartawan, di Jakarta, Selasa (16/4).

Selain melarang ke PKB, Yenny juga menyebut Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai partai yang dilarang untuk dimasuki oleh kader PKBIB. “Kalau dengan PKS, disebabkan karena tidak adanya kesamaan ideologi antara PKBIB dengan PKS. Jadi, kader PKBIB dilarang untuk ikut pemilihan legislatif di dua partai yakni PKB dan PKS,” ungkapnya.

Selain itu Yenny berharap, elit PKB harus punya kesadaran untuk mengembalikan marwah Gus Dur walau beliau sudah meninggal. “Sebab, kalau tidak, lalu saya bergabung dengan PKB, itu sama saja dengan mengkhianati ayah saya sendiri. Untuk itu, dalam pemilu 2014 nanti, rakyat dan warga NU yang bisa menilai apakah PKB masih layak dipilih atau tidak?” tegasnya.

Menjelaskan aktifitasnya menjelang Pemilu Presiden 2014 mendatang, Yenny menyatakan tidak akan tinggal diam. Ormas Gerakan Kebangkitan Rakyat (Gatara) yang dahulunya didirikan dan dideklarasikan oleh ayahnya (Abdurrahman Wahid) akan dijadikan sebagai alat untuk berpartisipasi dalam panggung politik nasional.

“Tiba waktunya nanti, Gatara akan dukung salah satu pasangan calon presiden menuju Pilpres 2014,” tegasnya. (fas/jpnn)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB, Abdul Malik Haramain.  (kompas.com)

Politisi PKB: Tindakan KPU Berbahaya dan Tidak Berdasar