Home / Berita / Internasional / Eropa / Hina Agama, Musisi Turki Dihukum Percobaan

Hina Agama, Musisi Turki Dihukum Percobaan

Pianis Turki, Fazil Say
Pianis Turki, Fazil Say

dakwatuna.com – Istanbul.  Pengadilan Istanbul, Senin (15/4/2013), menjatuhkan hukuman percobaan 10 bulan terhadap pianis kenamaan Fazil Say karena musisi itu dianggap melakukan penghujatan nilai-nilai keagamaan yang dianggap banyak pihak menghina Islam.

“Saya menyesal atas keputusan pengadilan. Saya kecewa atas nama kebebasan berekspresi,” kata Say melalui akun Facebook-nya.

“Keputusan pengadilan yang menyatakan saya bersalah menimbulkan kekhawatiran akan kebebasan berekspresi dan beragama di Turki,” lanjut dia.

Keputusan pengadilan ini langsung disambut Uni Eropa. Lewat juru bicaranya, Kepala Bidang Kebijakan Luar Negeri UE, Catherine Ashton, menyatakan keprihatinannya.

Pengadilan Turki memutuskan Say “dibebaskan dengan pengawasan”, itu berarti Say tidak akan dipenjara selama tidak mengulangi kesalahan yang sama dalam lima tahun.

Say, yang mengaku sebagai ateis, kerap mengkritik kebijakan partai berkuasa yang memiliki akar Islam yang kuat. Dia menuding pemerintah memiliki agenda terselubung untuk mempromosikan nilai-nilai konservatif di Turki.

Musisi berusia 43 tahun yang sudah tampil di berbagai belahan dunia itu, didakwa memicu kebencian terhadap agama, khususnya nilai-nilai Islam lewat serangkaian kicauannya lewat Twitter.

Kasus ini memunculkan kekhawatiran akan semakin ditekannya kebebasan berekspresi di negara yang sejak lama ingin bergabung dengan Uni Eropa itu. (eh/kmc)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Erdogan Buktikan Eropa Mendukung Teroris