Home / Berita / Opini / Kisah Kecil, Sarat Nilai dari Pondok Aren Jelang Pilkada Sumut

Kisah Kecil, Sarat Nilai dari Pondok Aren Jelang Pilkada Sumut

Oleh Ika Fithriyadi*

Ilustrasi. (sunlightrays)
Ilustrasi. (sunlightrays)

dakwatuna.com Harus diakui bahwa kemenangan Aher-Demiz di Jawa Barat mampu mengembalikan semangat dan keyakinan kader akan eksistensi PKS di 2014. Oleh karenanya maka sepekan beberapa hari menjelang Pilkada Sumut 7 Maret 2013 semangat untuk kembali memenangkan dakwah ini melalui Gatot-Tengku semakin menggelora.

Bukti kongkret dibuktikan oleh sebuah grup pengajian di sebuah tempat di kecamatan Pondok Aren Tangerang Selatan Banten.

Ceritanya ketika mencoba menginventarisasi adakah anggota grup pengajian tersebut yang masih belum terhubungi agar memilih GANTENG, ternyata salah seorang di antara anggota grup tersebut yang berasal dari Medan dan saat ini tengah menempuh studi S2 di Bandung masih mendapat kartu suara bersama istrinya.

Subhanallah, dalam suasana pertarungan seperti Pilkada ini, nilai satu suara begitu mahalnya, apalagi ini ada dua. Maka sang ketua langsung memimpin syura yang akhirnya memutuskan untuk mengirim anggota grup pengajian dan istrinya untuk berangkat ke Medan sepenuhnya atas tanggungan grup tersebut. Selasa menjelang hari H, grup pengajian tersebut memintanya untuk sudah berada di Medan agar ia bisa blusukan menemui orang-orang yang dikenalnya dan memantau keadaan di hari tenang bersama struktur partai terkait.

Ternyata misi kecil ini tidak sia-sia. Harga tiket pesawat dibanding dengan kemenangan dakwah ini sangatlah kecil. Jika kemenangan Aher-Demiz menjadi seteguk air penghilang laga, maka kemenangan Gatot-Tengku (meski masih dalam hitung-cepat menjadi) dapat menjadi tegukan air berikutnya untuk memuaskan asa pejuang-pejuang keadilan.

Semoga kader-kader di Sumut mampu mengawal kemenangan ini hingga hasil akhir penghitungan manual oleh KPU, agar niatan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dapat dicegah sedini mungkin.

Selamat berjuang kepada Aher-Demiz dan bravo untuk Gatot-Tengku.

*Seorang aktivis dakwah Pondok Aren

About these ads

Redaktur: Samin Barkah, Lc., ME

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Kisah Seorang Ibu Rumah Tangga yang 7 Tahun Menjadi Modin