00:11 - Minggu, 26 Mei 2013

KAMMI Laporkan Metro TV ke KPI

Rubrik: Nasional | Kontributor: Tim dakwatuna - 16/02/13 | 09:53 | 04 Rabbi al-Thanni 1434 H

Logo Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Logo Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

dakwatuna.com - Setelah kasus fitnah bahwa kelompok Rohis adalah sarang teroris, stasiun Metro TV kembali menayangkan berita berupa program INSIDE edisi “Berdarah Yahudi, Bernafas Indonesia” tanggal 14 Februari 2013 yang memuat kelompok-kelompok penentang penjajahan atas bumi palestina dengan sebutan kelompok intoleran dan anti semit. Salah satunya adalah organisasi mahasiswa ekstra, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

“Memang tidak disebutkan secara jelas nama organisasi KAMMI, namun aksi bebaskan Palestina yang dilakukan KAMMI dengan pengambilan gambar logo dan bendera dilakukan dengan durasi yang cukup lama dan berulang” ujar Zahra, Humas KAMMI Pusat.

Hari ini KAMMI resmi melaporkan tindakan Metro TV tersebut kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat.

Secara terpisah, Azimah Soebagijo, komisioner KPI Pusat menyerukan agar terus membangun kesadaran masyarakat untuk kritis terhadap pesan-pesan media. Mengajak berpikir dan berdiskusi tentang segala hal yang terjadi di sekitar mereka, karena jelas media sarat kepentingan.

Redaktur: Samin Barkah

Topik:

Keyword: , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (45 orang menilai, rata-rata: 9,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • http://www.facebook.com/alim.muslimin Alim M Wiltom

    Metro selalu buat berita yg dibuat2.. alias rekayasa redaksi.

  • http://www.eru.web.id/ Heru Sularto

    “I dont believe the Media, I believe the reality”
    (Yee, Hussain. 2013)

  • hariyanto ae

    metroTV dpat pesanan yg duitnya menggiurkan kali……. semangat buat KAMMI jgn takut jangan berhenti mengabarkan yg hak semoga ALLOH melindugni kita… ALLOHU AKBAR

  • Elly Sumantri

    Berita Metro TV selalu povokatif dan memiliki misi. Tidak peduli berita yang disampaikan valid atau bahkan kabar burung saja. Saya yakin pemilik dan pengelola Metro TV, selain alasan uang jg punya alasan ideologis.

    Hanya ada 2 pilihan utk Metro TV : BOIKOT atau BUBAR
    Tidak ada tempat untuk antek penjajah zionis di bumi Indonesia. Metro TV anti kemerdekaan dan anti perdamaain serta pembela penjajahan.

Iklan negatif? Laporkan!
45 queries in 0,603 seconds.