Home / Berita / Internasional / Amerika / Amerika Identifikasi Pembuat Film “IOM”

Amerika Identifikasi Pembuat Film “IOM”

(Reuters/Bret Hartman/vg)

dakwatuna.com – Washington. Pihak berwenang federal telah mengidentifikasi seorang Kristen Koptik di selatan California yang dalam masa percobaan hukum terkait kejahatan keuangan sebagai sosok kunci di balik film anti-Islam “IOM”.

Film itu telah memicu kekerasan terhadap kedutaan besar AS di seluruh Timur Tengah. Demikian disampaikan seorang pejabat penegak hukum AS kepada Associated Press pada Kamis (13/9).

Pejabat itu mengatakan pemerintah telah menyimpulkan bahwa Nakoula Basseley Nakoula, 55, berada di balik film “IOM”, sebuah film yang merendahkan Islam dan Nabi Muhammad SAW serta memicu protes awal pekan ini di Mesir, Libia, dan terbaru di Yaman.

Sayangnya, tidak jelas apakah Nakoula menjadi sasaran investigasi kriminal atau bagian dari penyelidikan yang lebih luas terkait kematian Duta Besar AS Chris Stevens dan tiga orang Amerika lainnya di Libia.

Jaksa Agung Eric Holder menegaskan, Kamis, bahwa Departemen Kehakiman sedang menyelidiki kematian yang terjadi selama serangan terhadap misi Amerika di Benghazi.

Pejabat, yang berbicara dengan syarat anonim karena tidak berwenang untuk membahas investigasi yang sedang berlangsung, menerangkan bahwa Nakoula dihubungkan dengan seseorang yang bernama Sam Bacile, seorang pria yang awalnya mengatakan kepada AP sebagai penulis film dan sutradara.

Namun, Bacile ternyata hanya merupakan identitas palsu. AP menelusuri nomor ponsel Bacile yang digunakan satu rumah di California selatan rumah tempat ia berada dan mewawancarai Nakoula. (AP/OL-5)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Donald Trump dan Hillary Clinton. (aljazeera)

Faktor Kemenangan Trump Yang Mengejutkan*