Home / Berita / Silaturahim / Ekspresikan Prestasi Dakwah Seni Islam dengan Kreasi Daur Ulang

Ekspresikan Prestasi Dakwah Seni Islam dengan Kreasi Daur Ulang

dakwatuna.com Peran aktif remaja mesjid yang sebagian besar adalah dari kalangan pelajar sangat memberi aktivitas islami yang bermakna untuk sekitar lingkungannya. Meski aktivitas mereka disibuki dengan kurikulum belajar mengajar di kelas, ide-ide mereka pun tertuang dalam dunia organisasi.

Banyaknya program yang bermanfaat, yang tidak hanya untuk dirinya sendiri, tapi untuk kalangan pelajar islam yang lain. Seperti Remaja mesjid SMAN 4 Bekasi yang dinamakan dengan FOSMA (Forum Silaturahim Masjid Al-A’raf) mengadakan kegiatan “PESIAR A4 7th” (Pentas Seni Islam Ala Remaja Muslim SMAN 4 yang ke-7) bekerjasama dengan OSIS SMAN 4 BEKASI.

Dalam rangka menyambut Tahun Baru 1433 H, kegiatan PESIAR A4 angkatan 7 bertujuan untuk mempererat tali silaturahim dan meningkatkan persatuan umat Islam di kalangan pelajar-pelajar SMA dan sederajat di wilayah kota Bekasi. Tema kegiatan PESIAR A4 kali ini adalah EKSPEDISI (Ekspresikan Prestasi Dakwah dalam Seni Islam). Pada acara kegiatan ini terdapat berbagai macam lomba antara lain : lomba MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an), MHQ (Musabaqah Hifdzul Qur’an), LCT (Lomba Cepat Tepat), Lomba Kaligrafi, Lomba Kreasi Daur Ulang, Lomba Marawis dan Lomba Nasyid.

Ada 18 sekolah SMA/SMK yang mengikuti lomba kreasi daur ulang islami. Juri yang menilai perlombaan ini adalah dari LSM-Yayasan Ukhuwah Kota Bekasi bidang U CARE GREEN (Ratih Marina), LSM-Gerakan Peduli Lingkungan Pekayon,Bekasi Selatan (Ibu Yulianti A. Ruddy) dan Alumni SMAN 4 Bekasi dari Teknik Lingkungan UI (Osha Ombasta).

Hasil dari kreasi daur ulang dari peserta antar pelajar SMA/SMK tersebut antaralain ada yang membuat robot dari toples ditambah lampu untuk media belajar, jam dinding dari dus, kulit kacang dan jarum jam bekas, taplak meja dan dompet dari sedotan, lampu tidur ‘Ingat Allah’ dari koran, tas dari kemasan kopi komersil, replika mesjid dari styrofoam, alat deteksi banjir, kaligrafi bacaan ‘Basmallah’ dari kulit telur, replika mesjid dari kertas dus, kaligrafi tulisan ‘Allah’ dari koran, keranjang bonggol jagung (KEBOJA) dari bonggol jagung, kipas angin multifungsi.

Tujuan PESIAR A4 dalam melakukan EKSPEDISI lomba kreasi daur ulang islami adalah KAPAL SELAM (KreAtivitas Para peLAjar yang seEfesien mungkin, LAgi berManfaat). Dari tujuan dan ketentuan awal lomba ini yang sudah diketahui oleh 3 juri menilai sangat sulit, karena 18 produk yang dibuat semua itu sangat berkesan. Nilai tambah yang menjadi penilaian juri adalah yang bahannya terurai lama jika dibuang dan tidak dimanfaatkan lagi, seperti styrofoam, kaleng, plastik, koran. Sekretaris PESIAR A4 7th, mengatakan “ada yang membuat daur ulang dengan waktu hanya H min kurang dari 7 hari, namun hasil mereka bagus-bagus dan berinovasi sekali”, Ade Irma-Sekretaris PESIAR A4 7th.

Akhir lomba ini diperoleh sang Juara Pemerhati Lingkungan dengan karya inovasi dan bermanfaat, yaitu Juara I (SMA PB SOEDIRMAN 2 dengan Robot dari Toples), Juara 2 (MAN Nasional 1 dengan karya Alat deteksi banjir) dan Juara 3 (SMA BANI SALEH dengan Keranjang dari Bonggol Jagung). Selesainya lomba kreasi daur ulang limbah yang tak terpakai lagi, bukan berarti akhir dari kreativitas kita dalam peduli akan sampah yang bisa bernilai ekonomis.

“Saya salut dengan banyaknya peserta kreasi daur ulang ini”, ujar Ibu Yulianti, LSM-Gerakan Peduli Lingkungan-Pekayon. Harapan dari kegiatan ini yang didukung oleh para donatur, sponsor perusahaan atau pengusaha dan LSM Yayasan Ukhuwah Kota Bekasi-U CARE GREEN, sekiranya dapat bermanfaat untuk membangun kreativitas dan asah jiwa generasi muda/i peduli lingkungan sekitar.

 

Redaktur: Ahmad Zarkoni

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 7,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Lomba daur ulang sampah yang diselenggarakan di kampung cerdas Stal Kuda Balikpapan, pada Minggu (22/02/15). (umi/dovvy/pkpu)

Hari Peduli Sampah Nasional, Asah Kreativitas dengan Kearifan Lokal