Home / Berita / Internasional / Amerika / Warga Suku Indian Maya Berbondong-bondong Masuk Islam!

Warga Suku Indian Maya Berbondong-bondong Masuk Islam!

Wanita Tzotzil Indian yang telah menjadi Muslim. (France24/RoL)

dakwatuna.com – Mexico City. Dibesarkan sebagai seorang Kristen, Manuel Gomez sekarang berganti nama menjadi Mohamed Chechev. Tepatnya, setelah ia bersyahadat beberapa tahun lalu. Bersama beberapa Tzotzil lain, iabersyahadat setelah menrima pencerahan dari seorang Muslim asal Spanyol yang bermukim di Meksiko selatan.

“Saya Muslim, saya tahu kebenaran kini. Saya berdoa lima kali sehari, merayakan Ramadhan dan telah melakukan perjalanan ke Makkah,” kata Chechev dalam bahasa Spanyol.

Dia tinggal di sebuah komunitas Protestan di Chiapas disebut yang disebut Nueva Esperanza di pinggiran San Cristobal de las Casas. Dia berbagi sebuah rumah sederhana dengan 19 kerabat dan menjual sayuranyang ditanamnya di sebidang tanah.

Referensi Alkitab berlimpah-limpah di Nueva Esperanza, dengan jalan-jalan bernama Betlehem dan sejenisnya. Tetapi, Nueva Esperanza kini juga menjadi rumah bagi sekitar 300 warga Tzotzil, masyarakat adat asal Maya, yang telah masuk Islam dan hidup selaras dengan sisa populasinya.

Istri Chechev yang bernama Noora (terlahir bernama Juana) dan adik iparnya, Sharifa (sebelum berislam bernama Pascuala) juga menjadi Muslim mengikuti jejaknya. Mereka mengenakan gaun panjang dan kerudung menutupi rambut mereka.

Noora adalah putri dari seorang pemimpin pribumi Protestan yang diusir dari San Juan Chamula, kota terdekat di mana Partai Revolusioner Institusional dan keuskupan tertinggi Katolik memerintah. bersama puluhan keluarga lainnya, mereka terusir tahun 1961 karena mempertahankan agama Protestan.

“Di Chamula, tak menjadi Katolik atau anggota partai PRI adalah sebuah kejahatan. Mereka juga marah karena Protestan menganjurkan berhenti minum alkohol, salah satu bisnis lokal utama,” kata Susana Hernandez, yang tinggal di wilayah itu.

Beberapa orang pribumi telah sangat kritis terhadap umat Katolik untuk mengidentifikasi terlalu dekat dengan Partai Revolusioner Institusional yang memerintah Meksiko selama 70 tahun. Seorang pemimpin adat bernama Domingo Lopes, yang juga aktivis gereja Advent, belakangan menemukan pencerahan setelah mengenal Islam.

Ia menyatakan keislamannya tahun 1993, dan menjadi buah bibir di wilayah itu. Namun pada perkembangannya kemudian, banyak yang mengikuti jejaknya; menjadi Muslim.

Menurut antropolog Gaspar Morquecho, sebanyak 330 ribu warga Tzotzil di Chiapasmemang mempunyai sejarah beberapa kali pindah agama. Dulu, mereka dipaksa dengan kekerasan untuk menganut Katolik saat kollonialisme Spanyol merambah wilayah itu pada abad ke-16. Saat itu, hanya sedikit yang beragama Islam. Umumnya, mereka percaya agama leluhur, dan Protestan. (Siwi Tri Puji B/MEO/RoL)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (115 votes, average: 9,19 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Muh amin wahyudi

    Subhanallah, ketika cahaya hidayah datang tak kan pernah ada penghalang, karena cahaya kebenaran ilahiyyah selalu terpancar terlepas dari ruang dan waktu,…hanya mungkin kebanyakan manusia tidak menyadarinya atau bahkan menutup rapat-rapat pintu hatinya ketika cahaya itu datang..

  • Lilis

    Subhanallah, ketika ada orang yang berbondong-bondong masuk agama Allah maka bersujudlah tanda bahwa kita mensyukuri nikmat Allah.

  • Alhamdulillah mereka dapat cahaya ridha illahi dari allah swt.

  • Fitra Ismu

    muingkin sedikit ralat yang diaksud adalah 1994 bukan 1993 “”Ia menyatakan keislamannya tahun 1993, dan menjadi buah bibir di wilayah itu. Namun pada perkembangannya kemudian, banyak yang mengikuti jejaknya; menjadi Muslim.””

    berkat ijin Allah dan dakwah dua orang spanyol ddari tarekat Al murabitun.. saat itu sekitar 800 an org masuk islam tapi kemudian dengna peristiwa 11 september, tekanan pemerintah geraja dan masyarakat… turun menjadi sekitar 300 an.. saat ini terdapat sekitar 200 an muslim di Sanc ristobal de las casas,chiapas dengan paling tidak ada 4 mesjid/ tempat ibadah di kota kolonial nan indah ini. wawancara dengan gaspar morquecho bisa dilihat di liputan Dini Fitria di acara Jazirah Islam transtujuh ramadhan tahun ini

    • Fitra Ismu

      oh yahh satu lagi…Yahya Gomez.. salah satu indian Tzotzil muslim chiapas, baru naik haji tahun ini.,. hari ini dijadwalkan tiba di mexico city…. salamm.. mohon doa restunya agar dakwah disini tetep moncer..dan istiqomah

Lihat Juga

Ilustrasi - Peta Turki di antara negara-negara di dunia. (ontheworldmap.com)

Kudeta Gagal di Turki dan Ujian Loyalitas Keislaman