Home / Berita / IM Buka Dialog dengan Pemerintah Mesir

IM Buka Dialog dengan Pemerintah Mesir

dakwatuna.com – Kairo, Kelompok oposisi Ikhwanul Muslimin akhirnya bersedia untuk berdialog dengan pemerintah Mesir. Organisasi paling solid di Negeri Piramid itu akan ditemui langsung Wapres Mesir Omar Suleiman.

Seperti dilansir AFP, Minggu (6/2/2011), pengurus Ikhwanul Muslimin, mengatakan ini akan menjadi dialog pertama antara kedua pihak. Selama ini, pemerintah Mesir selalu menuduh Ikhwanul Muslimin berada di balik semua protes terhadap kepemimpinan Presiden Hosni Mubarak.

“Dengan tetap memikirkan kepentingan bangsa dan institusinya, serta menyelamatkan kemerdekaan negara, kami akan mulai berdialog untuk melihat poin apa yang akan mereka terima dari tuntutan rakyat,” ujar petinggi Ikhwanul Muslimin yang tidak disebut namanya.

Dialog ini bertujuan untuk mencegah intervensi asing terhadap urusan dalam negeri Mesir. Selain AS yang ingin agar Mesir tetap menjaga kepentingan mereka dan Israel, Iran juga berkepentingan agar Mesir menjadi negara yang menerapkan syariat Islam.

Sementara, Reuters mendapatkan detil dari pertemuan itu yang akan berlangsung pada pukul 11.00 waktu setempat atau pukul 16.00 WIB hari Minggu ini.

Sebelumnya, sejumlah pimpinan pusat Partai Demokratik Nasional Mesir (NDP) mengundurkan diri secara massal, dalam langkah yang tampak sebagai tanggapan terhadap gelombang aksi protes antipemerintah.

“Para anggota komite eksekutif mengundurkan diri dari jabatan mereka. Hossam Badrawi ditunjuk menjadi sekretaris jenderal partai,” kata penyiar televisi.

Siaran TV pemerintah itu juga menyebutkan President Mubarak, sebagai ketua partai, sudah menerima pengunduran diri tersebut (fay/gun/detik)

About these ads

Redaktur: Ulis Tofa, Lc

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (14 votes, average: 8,71 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Jelang Tanggal 11/11, Isu Demonstrasi Anti As-Sisi Menyeruak Di Mesir