Home / Dasar-Dasar Islam / Al-Quran / Tafsir Ayat / Lailatul Qadr (Malam Kemuliaan)

Lailatul Qadr (Malam Kemuliaan)

dakwatuna.comAllah Ta ‘ala berfirman:

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ ﴿١﴾ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ ﴿٢﴾ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ ﴿٣﴾ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ ﴿٤﴾ سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ ﴿٥﴾

Ilustrasi (photobucket.com)
Ilustrasi (photobucket.com)

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) saat Lailatul Qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul qadar itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr: 1-5)

Allah SWT memberitahukan bahwa Dia menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang penuh keberkahan. Allah Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Qur’an) pada suatu malam yang diberkahi.” (QS. Ad-Dukhaan: 3). Dan malam itu berada di bulan Ramadhan, sebagaimana firman Allah Ta ‘ala: “Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.” (QS. Al-Baqarah: 185).

Ibnu Abbas -radhiallahu ‘anhu- berkata:

“Allah menurunkan Al-Qur’anul Karim keseluruhannya secara sekaligus dari Lauh Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah (langit pertama) pada malam Lailatul Qadar. Kemudian diturunkan secara berangsur-angsur kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sesuai dengan konteks berbagai peristiwa selama 23 tahun.”

Malam itu dinamakan Lailatul Qadar karena keagungan nilainya dan keutamaannya di sisi Allah Ta ‘ala. Juga, karena pada saat itu ditentukan ajal, rezki, dan lainnya selama satu tahun, sebagaimana firman Allah: “Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (Ad-Dukhaan: 4). Kemudian, Allah berfirman mengagungkan kedudukan Lailatul Qadar yang Dia khususkan untuk menurunkan Al-Qur’anul Karim: “Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu?” Selanjutnya Allah menjelaskan nilai keutamaan Lailatul Qadar dengan firman-Nya: “Lailatul Qadar itu lebih baik dari pada seribu bulan.”

Beribadah di malam itu dengan ketaatan, shalat, tilawah, dzikir, doa dsb sama dengan beribadah selama seribu bulan di waktu-waktu lain. Seribu bulan sama dengan 83 tahun 4 bulan. Lalu Allah memberitahukan keutamaannya yang lain, juga berkahnya yang melimpah dengan banyaknya malaikat yang turun di malam itu, termasuk Jibril ‘alaihis salam. Mereka turun dengan membawa semua perkara, kebaikan maupun keburukan yang merupakan ketentuan dan takdir Allah. Mereka turun dengan perintah dari Allah. Selanjutnya, Allah menambahkan keutamaan malam tersebut dengan firman-Nya: “Malam itu (penuh) kesejahteraan hingga terbit fajar” (QS. Al-Qadar: 5)

Maksudnya, malam itu adalah malam keselamatan dan kebaikan seluruhnya, tak sedikit pun ada kejelekan di dalamnya, sampai terbit fajar. Di malam itu, para malaikat -termasuk malaikat Jibril mengucapkan salam kepada orang-orang beriman. Dalam satu hadits shahih, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan keutamaan melakukan qiyamul lail di malam tersebut. Beliau bersabda: “Barangsiapa melakukan shalat malam pada saat Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Hadits Muttafaq ‘Alaih)

Tentang waktunya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Carilah Lailatul Qadar pada (bilangan) ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Al-Bukhari, Muslim dan lainnya).

Yang dimaksud dengan malam-malam ganjil yaitu malam dua puluh satu, dua puluh tiga, dua puluh lima, dua puluh tujuh, dan malam dua puluh sembilan.

Adapun qiyamul lail di dalamnya yaitu menghidupkan malam tersebut dengan shalat tarawih, shalat tahajjud, membaca Al-Qur’anul Karim, dzikir, doa, istighfar dan taubat kepada Allah Ta ‘ala. Beberapa pelajaran dari surat Al-Qadr:

1. Keutamaan Al-Qur’anul Karim serta ketinggian nilainya, dan bahwa ia diturunkan pada Lailatul Qadar (malam kemuliaan).

2. Keutamaan dan keagungan Lailatul Qadar, dan bahwa ia menyamai seribu bulan yang tidak ada Lailatul Qadar di dalamnya.

3. Anjuran untuk mengisi kesempatan-kesempatan baik seperti malam yang mulia ini dengan berbagai amal shalih.

(hdn)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (67 votes, average: 9,18 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Iman Santoso, Lc. MEI.
Pengasuh Pesantren Al-Quran Hidayatul Islam Jakarta.
  • amin makruf

    Assalamu ‘alaikum wr.wb.
    Keagungan bulan Ramadhan merupakan arena pertarungan manusia yang akan menjadi winner pada piala dunia ketaqwaan dan keikhlasan bersama menuju Ridla Ilahi yang dikawal langsung para malaikat sebagai resepsionis alam semesta dengan bekal iman dan amal soleh.
    Bangun malam mencari serpihan kata ilahi yang hilang oleh gerahnya hawa nafsu tanpa batas, kembali teringat akan kebenaran sabda Baginda Rasulullah Saw pewaris tunggal amanah untuk membangun akhlak dunia -…

  • taufikurrohman

    mudah 2an q termasuk yang mendapatkan malam kemulian tersebut, amiin

  • dewi

    Ya Allah ridhoi niatku utk menggapai satu malam yg agung itu,amin Allahumma amin

  • Agus

    Assalamu ‘alaikum wr. wb.
    sebelumnya sy mhn maaf karena ketidak mengertian saya mengenai Lailatl Qadar(LQ). pertanyaan sy:
    1. Kapan mlm LQ itu datang?
    2. Siapa yg datang? Malaikat dan jibril ato malaikat dan ruh(ruh yang terpilih)?
    3. berapa kali datang ke dunia selama ramadlan? karena kita selisih hari dengan Amerika.
    4.Apa yang di bawa oleh malaikat tsb?
    5. untuk siapa?
    6. bisakah malam LQ itu datang pada awal ramadlan?
    Mhn pencerahannya. TQ. Wassalam.

  • Nasirsyah

    Assalamu alaikum wr. wb. saya sangat setuju bila ada sebuah contoh program i’tikaf agar dapat dijadikan pedoman bagi pengurus2 masjid bila akan melaksanakan/ mengadakan program i’tikaf. trma kasih.
    wasalamu alaikum..

  • mohamad juania

    Mudah mudahan kita semua mendapatkan malam lailatur qodar

    • RUDY

      AMIN YA ALLAH………

  • Patmi, S. Pd

    asslmww alhmdllh…’alamin trims ilmu manfaat bg kami umat Islam khusdmkt khususnya sy gr MIN Kecandran Salatiga,majlis taklim ibu-ibu khairul Ibad,baitunnashir Kenteng Tegalrejo Argomulyo Salatiga trims wasslmww

  • Dendi

    Assalamualaikum, bisa minta linknya pak?
    terimakasih, wassalamualaikum wr.wb.

  • Panti Asuhan Az-Zahra

    Alhamd. artikel ini sangat bermanfaat.
    Ijin copas dan dishare di facebook “Panti Asuhan Az-Zahra” kami ya Pak Ustadz!
    Jzzklh khrn ksron.

  • Lina Fathiinah ElJamil

    Artikel ini sangat bermanfaat, Alhamdulillah. Terima kasih pak. Saya ijin share untuk yang lainnya juga :)

Lihat Juga

Tim KNRP melaksanakan program Buka Puasa Bersama dan pemberian bingkisan Idul Fitri untuk pengungsi Palestina di salah satu rumah makan di Kilis, Turki Selatan, Sabtu (2/7/2016). Mereka mengucapkan, "Terima kasih Indonesia". (ist)

Di Ramadhan 1437 H, KNRP Salurkan Rp 12 Miliar untuk Rakyat Palestina