Al-Qaradhawi: Tidak Boikot Produk Israel dan AS Dosa Besar

19/1/2009 | 21 Muharram 1430 H | Hits: 2.806
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print
DR. Yusuf Al-Qaradhawi

Dr. Yusuf Al Qardhawi

dakwatuna.com – Kembali Syaikh Dr. Yusuf Al-Qaradhawi, Ketua Persatuan Ulama Internasional menunjukkan pembelaannya yang tegas terhadap penderitaan rakyat Gaza, kali ini beliau memfatwakan keharaman jual-beli produk-produk Israel dan Amerika. Ia mengatakan dalam salah satu khutbah tentang problematika boikot ekonomi terhadap pihak-pihak yang memusuhi umat Islam yang dilansir oleh situs resmi beliau.

Al-Qaradhawi menegaskan:

“Ada jihad ekonomi, yaitu kita membuat fatwa, fatwa yang saya keluarkan bersama sejumlah ulama tentang keharaman jual-beli produk-produk Israel dan Amerika. Boikot, boikot semua produk-produk Israel dan Amerika adalah merupakan kewajiban setiap umat. Semua yang berbau produk Amerika.”

Beliau mengisyarakatkan bahwa kata “coca cola” berarti Amerika, Burger, Mc Donald, Pizza Hut, semua itu produk-produk Amerika.

“Setiap kali saya melihat produk-produk ini dada saya bergemuruh, jiwa saya meronta, kami ingin umat memboikot produk-produk ini. Bahkan cannel tv BBC, mobil sampai pesawat boing. Kami menghimbau pemerintah dan rakyat agar segera memboikot produk-produk ini, dan agar dibentuk semisal komisi atau panitia khusus untuk mengevaluasi sejauh mana efektifitas gerakan boikot dan penentuan skala prioritas boikot. Setiap produk yang ada gantinya, wajib diboikot. Apa yang menjadikan kita memiliki mobil produk Amerika, padahal kita mampu membeli mobil dari Jepang dan Jerman?? Kita tidak akan rugi sama sekali. Boikot ini hukumnya wajib bagi semua, baik sekala besar maupun kecil.”

Lebih lanjut beliau menegaskan:

“ Kami menghendaki umat Islam, laki-laki dan perempuan, ibu-ibu rumah tangga agar tidak membeli produk-produk Amerika. Boleh jadi ada produk-produk Israel dengan label lain, karenanya siapa yang mengetahui itu, wajib baginya untuk memboikot, hukumnya haram. Bahkan merupakan bagian dari dosa besar membeli produk-produk itu di masa sekarang ini. Ini bagian dari jihad yang ada dalam Islam, harus kita lakukan dan beritahu orang lain.”

Klik alamat di bawah ini untuk mengetahui produk-produk yang membantu gerakan Zionis Israel:

www.inminds.com/boycott-israel.html (it/ut)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (10 orang menilai, rata-rata: 9,80 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 15 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

  • Umi Wilfa & Nazih mengatakan:

    Seleksi sebelum membeli. Baca dulu merknya “producted by….”. Qt berusaha tuk boikot produk2 israel n amrik. Saya sangat mendukung upaya boikot produk mrk. Selagi qt bisa n mampu berjihad ekonomi, why not?

  • trio segara mengatakan:

    Setiap kali saya melihat produk-produk ini dada saya bergemuruh, jiwa saya meronta, kami ingin umat memboikot produk-produk ini. Bahkan cannel tv BBC, mobil sampai pesawat boing. Kami menghimbau pemerintah dan rakyat agar segera memboikot produk-produk ini, dan agar dibentuk semisal komisi atau panitia khusus untuk mengevaluasi sejauh mana efektifitas gerakan boikot dan penentuan skala prioritas boikot. Setiap produk yang ada gantinya, wajib diboikot.

  • OEMAR mengatakan:

    BOIKOT adalah suatu kata seruan/ajakan dari kami atas nama “PENDERITAAN RAKYAT / ANAK-ANAK PLAESTINA ” yang terjajah. Dengan adanya peristiwa pembantaian & penjajahan yang dilakukan oleh ZIONIS ISRAEL YAHUDI LAKNATULLAH & Sekutunya.

    Karena pada dasarnya dari keuntungan produk-produk yang mereka jual (Isarel & Amerika), mereka mampu memproduksi/membuat senjata untuk membantai/memerangai Saudara-saudara kita di PALESTINA

    Kami selaku sesama muslim sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Karena kami merasa GAZA / PALESTINA juga bagian dari kita. Bukankah Umat Islam itu ibarat satu tubuh, yang tak akan membiarkan bagian tubuh lainnya terluka? bersambung>>>http://produkboikot.blogspot.com/

  • baduiwe mengatakan:

    Sangat setuju, cuma mohon dibuat listnya agar kita bisa pasti. Sekaligus saya hendak bertanya, kalau kita mempergunakan pc yang ada intel, facebook, twiter dan windowsnya kita boikot atau tidak? Kalau kita mempergunakan hp yang dipastikan di dalamnya ada chipnya israel boleh tidak? Kita jangan makan tempe karena kedelainya diimport dari amerika atau mi instant yang menggunakan gandum amerika? Apakah kita harus jalankaki karena pesawat dan kapal menggunakan motorola?

  • haizun mengatakan:

    Bukan sekedar boikot.!!!!!Tutup dan ambil alih penghasil produk kafir di Indonesia yang turut membantu zionis menindas saudara kita di Palestina,Afghanistan,dll.Gantikan dengan produk islami yang bebas dari haram biar lebih barakah.AMIIIIN!!!Banyak aset utama kita dikuasai orang kafir,sehingga muslim tidak mendapat hasil alam yang Allah limpahkan di bumi kita.PEMERINTAH MALAH MENUTUP MATA DAN BEKERJASAMA DENGAN KOLONIALIS KAFIR….ATAU MUNGKIN JUGA SUDAH IKUTAN AQIDAH MEREKA???NA’UDZUBILLAH!!!!

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »