Home / Berita / Zainuddin MZ Ajak Hapuskan Penyakit “Kudis, Kurap, Kutil”

Zainuddin MZ Ajak Hapuskan Penyakit “Kudis, Kurap, Kutil”

dakwatuna.com – Jakarta. Dai Kondang Indonesia KH Zainuddin MZ mengajak masyarakat Indonesia untuk menghapuskan tiga penyakit yang menurunkan harkat dan derajat manusia, yaitu “kudis” (kurang disiplin), “kurap” (kurang rapi), dan “kutil” (kurang teliti).

Ajakan Ustadz Zainuddin disampikan dalam tausyiah pada Halal Bi Halal jajaran Kantor Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat di Jakarta, Senin, antara lain dihadiri Kepala BKKBN Sugiri Syarief dan Aster TNI Mayjen TNI Suprapto.

Menurut Zainuddin, tiga penyakit yang disebabkan oleh “kuman” (kurang iman) sebagian besar masyarakat, khususnya Umat Islam, tercermin dari segi “kudis” yaitu kurang disiplin melaksanakan ketentuan hukum dan UU yang berlaku, seperti tertib berlalu lintas dan tertib menjalankan lima rukun Islam.

Sedangkan, penyakit “kurap” terlihat kurang rapinya sebagian besar masyarakat dalam merawat tempat ibadah (masjid), sekolahan, rumah sakit dan bangunan lain peninggalan generasi pendahulu.

Sementara penyakit “kutil” yaitu kurang teliti sebagian masyarakat dalam menyaring informasi baru dari iklan asing yang tidak sesuai nilai-nilai Islam dan adanya sejumlah ajaran sesat yang mengaku sebagai nabi dan utusan Allah, padahal dalam Islam ditegaskan Nabi Muhammad adalah nabi terakhir.

Bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang mandiri dan produktif, dan tidak bergantung atas produk luar negeri, jika dimulai dari langkah berdisiplin di segala bidang, rapi melaksankan tugasnya dan selalu teliti dalam meyaring terhadap sesuatu hal baru baik dari iklan dan ajaran sesat, katanya.

Oleh karena itu, Zainuddin mengajak masyarakat Indonesia menghilangkan tiga penyakit tersebut dan menjalankan program KB guna mewujudkan keluarga sakinah, yaitu keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera sebagaimana diprogramkan BKKBN.

Program KB bukan berarti membatasi atau mencegah kelahiran, tetapi mengatur jarak dan jumlah kelahiran, agar setiap keluarga dapt mewujudkan keluarga yang berkualitas, dari segi akidah Islam, pendidikan dan kesehatan, sehingga kelak anak saat dewasa menjadi produktif, mandiri dan mampu bersaing dengan asing.

Sementara itu, Kepala BKKBN Sugiri Syarief mengajak seluruh jajaran BKKBN dari pusat hingga daerah setelah sukses melaksankan puasa Ramadhan, agar meningkatkan kinerja dalam mensosialisasikan program KB sehingga pertumbuhan penduduk Indonesia dapat seimbangn dan berkualitas.

Pembangunan kependudukan dan KB dalam tahun 2010-2014, memiliki tantangan yang berat yakni mampu menurunkan pertumbuhan penduduk dari 1,3 persen saat ini menjadi 1,0 persen sehingga terwujud keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera pada 2015, katanya. (ant)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (15 votes, average: 7,73 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • tony

    intinya kuman adalah penyakit yang sangat berbahaya ya pak ustad

  • buat kita yg penting adalah menjaga keimanan dan besykur dg apa yang ada dan menjadi orang sholeh,saya,pak ustadz tolong isi rubrik di kompas tiap minggu dengan pengetahuan keimanan yg populer saja untuk tua dan muda ,etika pergaulan,perkawinan,beragama,saya yakin kalao pak ustadz yag pegang bakal bagus dan ringan,humor ttp yag ada sekarang yg pegang dari nasaro bagus ttp jadi kurang klik semoga pak ustadz dan para pendukung mau,Insaya Allah

  • sutarno

    susah sekali mencari telepon ustad-ustad ternama, mohon bantuan nomor telepon Ustad Zaenudin MZ., ustad UJE dan Ustad Yusuf mansyur.tks

Lihat Juga

Ilustrasi. (123rf.com)

Khutbah Jum’at: Narasi Indah dalam Sejarah Kepemimpinan Islam