Home / Berita / Nasional / FSLDK DIY Bagikan 1.000 Jilbab di Malioboro

FSLDK DIY Bagikan 1.000 Jilbab di Malioboro

dakwatuna.com – Yogyakarta. Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus(FSLDK) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membagikan 1.000 jilbab kepada perempuan yang melintas di kawasan Malioboro Yogyakarta, Selasa.

“Aksi membagikan jilbab dalam rangkaian memperingati Hari Jilbab International itu bertujuan untuk mengajak masyarakat, khususnya kaum muslimah untuk selalu membumikan jilbab,” kata Ketua FSLDK DIY, Ida Nur Laely.

Ia mengatakan, kaum muslimah diharapkan mampu menunjukkan jati dirinya sebagai seorang muslim sejati.

Dengan jilbab, seseorang telah menunjukkan identitasnya serta semakin meretas kemuliaan dan eksistensinya sebagai muslimah yang selalu menebarkan manfaat bagi orang lain.

Selain itu, katanya, FSLDK Provinsi DIY juga mendesak kepada pemerintah agar konsisten dalam menjalankan perundang-undangan terkait pornografi dan pornoaksi.

Undang-undang pornografi dan pornoaksi seakan sudah tenggelam, pemerintah tidak konsisten untuk menjalankan perundang-undangan tersebut.

“Dengan jilbab segala bentuk pornografi dapat ditekan sedemikian rupa, tentunya dengan cara berjilbab yang bagus dan benar sesuai syariat Islam,” kata Ida Nur Laely.

Massa FSLDK membagikan jilbab kepada perempuan di sepanjang Jalan Malioboro, baik di sisi timur maupun barat.

Sebelum membagikan jilbab masa FSLDK DIY berkumpul di taman parkir Abu Bakar Ali dan kemudian dengan jalan kaki menuju kawasan Malioboro. (ant)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (14 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • acu saepudin

    Smoga syariat tetap berada di generasi yang Qur’ani………………………smangat….teruskan perjuangan…………….

  • Syariat yang tidak di ikuti hakekat atau manfaat sama aja bohong.. pakai jilbab tanpa di ikuti hakekat atau manfaat dari memeakai jilbab lebih baik tidak usah memakai jilbab daripada memakai jilbab tapi tidak ber-hakekat

  • al faqir Ilallah

    jawabannya dengan qawa’id fiqhiyah:
    al umuru bi maqaa shidiha…(tiap perkara tergantung dari tujuanya)

    mikro fiqh nya:
    i’malul kalami awla min ihmaal (penerapan suatu kalimat lebih utama daripada pengabaiannya)

    laa yunsabu ilaa saakitin qauwl (suatu perkataan tidak dapat disandarkan kepada orang yang diam)

Lihat Juga

Ilustrasi. (antominang.blogspot.co.id)

Hijab, Antara Kewajiban dan Gaya Hidup