Home / Berita / Spekulasi Penyergapan “Temanggung’

Spekulasi Penyergapan “Temanggung’

dakwatuna.com – Jakarta, Operasi Densus 88 memberangus gembong teroris, Noordin M.Top, melahirkan spekulasi. Peneliti Radikalisme Agama dari Institute for International Peace Building, Taufik Andrie, berpendapat tak semudah itu meringkus Noordin. “Saya kira tayangan televisi (soal operasi densus, red.) berlebihan. Saya kira ada strategi (operasi) yang lebih baik,” ujar Taufik saat dihubungi Republika, Senin (10/8).

Ia menduga orang yang tewas dalam operasi itu bukan Noordin. Sebab, berdasar penuturan para qodir padanya dalam penelitian, Noordin memiliki naluri (insting) yang baik.Noordin lihai menghindari sergapan. Noordin juga, lanjut Taufik, jarang sekali berpindah tempat sendirian.

Taufik menilai bila memang polisi menginginkan menyerang atau menghabisi target, semestinya operasi berlangsung lebih cepat. Dia menambahkan, Noordin dkk adalah sempalan Jamaah Islamiyah. Mereka cepat belajar dan mudah menyerap ide/strategi baru. Taufik menilai polisi harus cepat belajar guna mengimbangi mereka.

Ia memberi contoh 2 minggu setelah penangkapan di Cilacap, Jawa Tengah, pengeboman JW.Marriott dan Ritz Carlton tetap terjadi. Sejauh ini, Taufik menengarai belum ada perubahan strategi yang signifikan dalam gerakan Noordin dkk. “Targetnya ya itu, masih warga asing,” kata dia.

Taufik belum dapat memastikan kebenaran analisis Polri tentang rencana pembunuhan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Taufik menilai hanya proses persidangan yang bisa membuktikan analisis itu.

Sejak medio tahun 2003-2004, rinci Taufik, kelompok Noordin sudah putus kontak dengan jejaring asing seperti di Afghanistan dan Pakistan.

Sementara itu. dihubungi dalam kesempatan terpisah, Mantan Kepala Densus 88, Brigjen Suryadharma Salim, menolak memberi komentar seputar operasi densus. “Saya sudah retired. Silakan tanya pada polisi,” ujarnya tegas. (c87/rin/rep)

Redaktur: Ulis Tofa, Lc

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (11 votes, average: 9,09 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • henry maulana

    Kok pak suryadharma no comment?kemarin2 mau talkshow di tv?ada yg ditutupi pak?

  • Abu Fikar

    Bisa2nya warga malaysia mengobok-obok negri yg mayoritas muslim. bagai mana mungkin atas nama jihad udah dikasih makan malah berakin rumah temenya. ini adalah konspirasi asing yg sengaja membusukan islam dimata dunia termasuk penganutnya.lagi rame2nya pengerebegan, kantor dagang israel dibuka di jakarta ( dakta.com 5/8/09 ).Sementara pemimpinya yg pura2 Demokrasi .Wahai saudaraku..tegakan islam dgn sebenarnya serta kontitusinya (Khilafah)yg pernah berjaya 1300 thn lamanya..

Lihat Juga

Salahsatu program JPRMI, gerakan 'Ayo Kemasjid'. (JPRMI)

JPRMI Menolak Masjid Dikaitkan dengan Terorisme Dan Radikalisme