Home / Konsultasi / Konsultasi Agama / Ingin Bisa Khutbah dan Ceramah

Ingin Bisa Khutbah dan Ceramah

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Ustadz, alhamdulillah, saya aktif berdakwah di kampus dan sekolah. Biasanya di kegiatan kerohanian Islam. Banyak yang bisa saya perbuat: merekrut kader, membina, dan mengarahkan rekan-rekan aktivis untuk melakukan terobosan program baru.

Namun, ada satu masalah yang hingga saat ini kerap mengganggu pikiran saya. Saya merasa tidak mampu mengisi tabligh atau forum-forum dakwah yang bersifat massal. Sudah beberapa kali saya memberanikan diri khutbah Jum’at dan ceramah di masjid. Tapi, kurang memuaskan. Banyak peserta yang kecewa dengan penampilan saya. Akhirnya, saya putuskan untuk tidak menerima undangan ceramah, khutbah, dan sejenisnya.

Benarkah keputusan saya itu? Tapi, hati kecil saya mengatakan saya ingin sekali bisa berkhutbah dan berceramah. Bagaimana ini, Ustadz?

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Ahmad Khairul, Bekasi.

Jawaban:

Wa’alaikumussalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saudara Ahmad Khairul yang dimuliakan Allah subhanahu wa ta’ala dan para pengunjung dakwatuna.com di mana saja Anda berada, semoga Anda semua senantiasa mendapatkan bimbingan, hidayah, dan taufiq dari Allah subhanahu wa ta’ala, juga senantiasa dalam keadaan iman, Islam, dan ihsan yang terus terjaga dan meningkat dari waktu ke waktu. Amin.

Terlebih dari itu, semoga Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa menghimpun kita semua dalam barisan ad-da’wah ilaLlah, menyeru dan mengajak manusia untuk kembali ke jalan-Nya. Amin.

Saudara Ahmad Khairul, dari masalah yang Antum hadapi, saya menyimpulkan ada dua hal yang perlu kita bahas, yaitu:

  1. Pertama, masalah syumuliyatul ‘amal ad-da’awi wa takamuliyatuhu (kemenyeluruhan dan sinergitas kerja dakwah), dan
  2. Kedua, masalah tanmiyatul qudurat adz-dzatiyah lid-da’iyah (pengembangan kemampuan-kemampuan diri bagi seorang dai)

Masalah Pertama

Saudaraku, dakwah yang kita maksud di sini adalah mendakwahkan Islam atau menyerukan agama Islam kepada seluruh umat manusia, agar agama yang diridhai di sisi Allah subhanahu wa ta’ala menjadi jalan hidup mereka dan mereka tidak meninggal kecuali dalam keadaan muslim.

Agama Islam adalah agama yang syamil (menyeluruh, mencakup segala segi dan sisi kehidupan), dan juga mutakamil (antara satu segi dan satu sisi dengan segi dan sisi lainnya saling menyempurnakan, saling melengkapi dan membentuk sinergi).

Karena itulah, dakwah Islam juga bersifat syamilah (menyeluruh dan mencakup segala segi dan sisi kehidupan) dan mutakamilah (saling melengkapi, saling menyempurnakan dan membentuk sinergitas).

Dakwah yang syamilah dan mutakamilah ini menuntut:
• Adanya amal (kerja) yang syamil dan mutakamil.
• Adanya potensi, kemampuan, dan jerih payah yang syamil dan mutakamil pula.

Oleh karena itu, wahai saudaraku, kemampuan, potensi, dukungan dan jerih payah apa saja yang dimiliki oleh umat Islam ini, bisa dan harus disumbangkan untuk dakwah, sesuai dengan daya dukung masing-masing. Yang memiliki kemampuan rekruiting, silahkan menyumbangkan kemampuannya untuk merekrut. Yang memiliki kemampuan membina, pergunakanlah kemampuannya itu untuk membina.

Dan Anda, saudaraku Ahmad Khairul, perlu bersyukur kepada Allah subhanahu wa ta’ala, karena Anda mempunyai kemampuan merekrut, membina, dan mengarahkan. Maksimalkan kemampuan ini agar semakin produktif lagi sehingga prestasi amal shalih Anda di sisi Allah subhanahu wa ta’ala akan semakin besar, banyak dan semakin baik. Semoga amal-amal Anda yang seperti itu menjadi pemberat amal kebaikan Anda di akhirat nanti.

Masalah Kedua

Saudara Ahmad Khairul dan pengunjung dakwatuna.com yang dimuliakan Allah subhanahu wa ta’ala di mana pun Anda berada, sebagai makhluq yang dimuliakan Allah subhanahu wa ta’ala dengan ta’lim (Q.S. Al-‘Alaq: 3-5), tentunya kita tidak ingin berhenti pada garis kemampuan yang sekarang kita miliki semata.

Seorang bayi tidak pernah berhenti dari belajar dan berlatih. Dan setelah dia mampu merangkak, berjalan, berlari, naik sepeda dan semacamnya, ia tidak akan puas lalu berhenti dari belajar dan berlatih. Ia akan menjadi manusia yang terus belajar dan berlatih. Ia akan terus berusaha untuk memiliki berbagai kemampuan lain yang belum dimilikinya.

Seorang dai, secara kauni seperti umumnya manusia lainnya, ia akan terus belajar dan berlatih. Dan secara syar’i, ia memang diwajibkan (bahkan dalam bahasa hadits: di-fardhu-kan) untuk menuntut ilmu, ilmu syar’i, ilmu kaun (alam), ilmu madani-hadhari (kemajuan-peradaban) dan pengembangan potensi.

Oleh karena itu, kalau selama ini Anda berkeinginan untuk bisa berceramah secara massal, berkhuthbah dan semacamnya, keinginan seperti ini adalah wajar dan bahkan Anda diperintahkan untuk mempelajarinya. Dan jika Anda telah mempelajarinya, berusaha secara maksimal, dan sampai wafat Antum tetap belum menguasainya, maka tanggung jawab Anda untuk belajar hal ini sudah terpenuhi, insya Allah dan insya Allah, Allah subhanahu wa ta’ala tidak akan meminta pertanggungjawaban dari Anda: kenapa Anda tidak bisa?

Karenanya, teruslah Anda berusaha dan belajar. Sebelum Allah subhanahu wa ta’ala memanggil Anda, jangan pernah berhenti dari berusaha dan belajar.

Hal itu berlaku bukan sebatas pada kemampuan berceramah massal dan berkhuthbah semata, akantetapi berlaku pada segala macam ilmu yang di-fardhu-kan dan dituntut dari kita untuk kita pelajari, baik ilmu syar’i, kauni, madani-hadhari dan pengembangan potensi.

Saya menyarankan kepada Anda, wahai saudaraku Ahmad Khairul, belajarlah mulai dari yang kecil dan sederhana. Misalnya, menyampaikan taushiyah (pesan) atau mau’izhah di hadapan teman-teman Anda, bisa 2 orang, 3 orang atau 5 orang dalam tempo 2-3 menit. Lalu, secara gradual, periodik dan terus menerus Anda melakukan peningkatan. Baik dari sisi tempo waktu yang Anda sampaikan, maupun dari sisi jumlah pendengar yang mengikuti taushiyah atau mau’izhah Anda itu.

Anda juga bisa memulai dengan cara membaca teks yang telah terlebih dahulu Anda persiapkan. Catatlah segala hal yang ingin Anda sampaikan. Dan saat berbicara, Anda tinggal membaca teksnya saja. Insya Allah, secara perlahan dan sedikit demi sedikit Anda akan menjadi terbiasa untuk tidak melihat teks. Kalau suatu saat diminta berbicara secara mendadak, insya Allah akan bisa walaupun untuk pertama kalinya memang masih terasa berat dan menegangkan. Jika Anda mengalami kegagalan, janganlah merasa berkecil hati. Tetaplah belajar dan berlatih. Jangan lupa berdoa kepada Allah subhanahu wa ta’ala, semoga Antum menjadi penyebab bagi terbukanya hati para pendengar, atau sebagiannya untuk menerima hidayah Allah subhanahu wa ta’ala.

Di samping hal-hal yang sifatnya teknis dan skill melalui belajar dan latihan, yang lebih penting untuk Anda perhatikan adalah masalah hubungan Anda dengan Allah subhanahu wa ta’ala. Perbaikilah. Jaga kebersihan hati (tazkiyatun-nafs), khususnya yang terkait dengan ikhlash dan shidiq: Sebab, apa yang keluar dari hati yang ikhlash dan shidiq akan masuk dan diterima oleh hati para pendengarnya dan akan memberikan pengaruhnya di sana. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala menjadikan kita semua sebagai imam (pemimpin) bagi orang-orang bertakwa. Amin.

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (127 votes, average: 8,13 out of 10)
Loading...Loading...
Musyafa Ahmad Rahim, Lc
Bapak dari 6 orang anak ini adalah kelahiran dari Demak. Memiliki hobi yang sangat menarik, yaitu seputar Islamic dan Arabic Program. Saat ini bekerja sebagai dosen. Memiliki pengalaman di beberapa organisasi, antara lain di Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU).

Lihat Juga

anak kecil khutbah

(Video) Anak Kecil Khutbah di Masjidil Haram Gemparkan Jamaah

  • http://alkautsar.net Taviv Arianto Basuki

    Be a good moslem

    Ini bloger bagus, untuk saling berbagi ilmu, dan saling nasehat-menasihati dalam kebaikan

  • ariono

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Ustad,z,saya pernah di pukul orang tapi orang itu sebelum mukul saya orang itu terlempar.teman saya mengatakan yang bantu kamu jin,padahal saya cuma berdoa berdoa minta perlindungan Alloh.menurutUstad,z apa betul perkataan teman saya?

  • http://azzam16.multiply.com azzam16

    terima kasih ustadz atas masukannya…memang dakwah tabligh…agak2 berat…! terutama utk pribadi kita dulu yg hrs bersih…

  • http://alhiko.blogspot.com alhiko

    Aslm.Wr.Wb
    Terasa skali kondisi yg ditanyakan Ahmad Khairul di Bekasi dgn saya sendiri. Rasanya kurang pede kalo didpn podium. Tapi memang hrs dimulai dari baiknya diri, baru bisa memberi kebaikan kepada jamaah nya.. Disamping hrs terus membiasakan, berlatih, tidak sungkan kalo dimintai mengisi kultum, ceramah/taklim, meski skalanya kecil2an. Apalagi dlm musim Ramadhan ini khan byk masjid-mushola yg membutuhkan penceramah tarwih dan subuh, inilah kesempatan berlatih. Setiap kita hrs bs menjadi dai/berdakwah. Wallahu'alam
    Wslm.

  • http://banjarnegarakab.go.id khadir suhedi

    saya senang membaca situs dakwatuna.com teruslah dengan menu-menu baru agar pembaca yang lain juga semakin tertarik. selamat dan maju terus……………

  • sudar

    Assalau'laikum

    Bagus sekali ni Ustadz saling berbagai ilmu boleh ni ustadz sudar tapi boleh ni ustad tambahin menu – minu baru supaya kami pemula yamg ingin nambah wawasan tentang da'wah bisa belajar dari sini
    Trim's

    Wassalamu'laikum ….

  • http://[email protected] eka windasari

    saya saat ini sedang sangat bingung,saya belum lama masuk islam.namun entah kenapa banyak keluarga dari ayah yang terus mencoba menjerumuskan saya dan sepertinya tak suka apabila saya dan ayah saya ikut pengajian untuk memperdalam agama islam.karena saya dan ayah sama seorang muamalaf.trus nenek serta keluarga dari ibupun sangt membenci saya dan ayah apabila saya terus ikut pengajian.lalu apa yang mesti saya lakukan?terima kasih

  • tim dakwatuna

    saudari kita, eka windasari yang dicintai Allah, kisah seperti Anda pernah dialami sahabat Musy'ab bin Umair, seorang bangsawan yang masuk Islam, ibunya sendiri memboikotnya, sumpah serapah: saya tidak akan makan sampai mati kata ibunya. Mush'ab sabar, menghadapinya dengan tetap berbuat baik kepadanya dan tidak memutuskan hubungan keluarga. Mush'ab berkata: seandainya bunda punya seribu nyawa dan keluar satu persatu, aku tidak akan meninggalkan keyakinan baruku. Sampai akhirnya bundanya bisa menerima sang anaknya kembali.
    sabar dan tetap berbuat baik wahai saudari Eka. Allah menguatkan hamba-Nya yang tegar. Amin

  • http://smpn2ransel.wordpress.com sulaiman zen

    Saya sebenarnya kepingin jadi dai dan menjadi idaman orang tua saya sejak saya sekolah sd s/d kuliah tapi tidak pernah saya berdakwah atau mencoba karena takut untuk salah dalam penyampaian materinya Tolong bpk kirimkan teknik dalam berdakwah yang paling mudah dan kenapa seorang dai itu bisa dan dapat berhasil dalam dakwahnya. Tolong mohon dijawab ya pak/ ustad. saya pingin selama hidup saya bisa berdakwah. mohon kirimkan ke email saya atau ke web http://smpn2ransel.wordpress.com
    terima kasih oleh para guru saya disini dan para dai selurunya
    wassallam

  • nurul

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Pak Ustad, saya juga seperti Saudara Ahmad Khairul, saya ingin sekali bisan untuk menyampaikan kultum di bulan ramadhan, namun keinginan saya itu terbentur oleh perasaan grogi, takut salah. disamping itu juga karena kekurangan bahan terutama tentang hadist hadist yang sesuai dengan topik pembicaraan. saya minta bantuan ustad untuk kiranya memberikan atau membuat kolom khusus hadist berikut huruf arabnya sehingga saya dapat mengaksesnya. demikian terima kasih
    wassalamu ‘alaikum wr wb.

  • agoengpoer

    mohon bisa ……. di kirim naskah teks..khutbah idul fitri juga

  • yudi kristianto

    assalamualaikum,saya ingin bisa cepat menguasai bahasa arab agar bisa mendukung kemampuan saya dalam berceramah.gimana caranya?

  • http://yahoo kurnia nurul falah

    ass.
    mungkin saya belum banyak pengalaman tentang berdakwah tapi, saya ingin saran dari bapak

  • andi jaenuri

    Kasus yang terjadi dengan akh ahmad khairul ini sama kondisinya dengan saya pribadi, mungkin ini skenario Allah, ada sebagian orang yang bisa merekrut untuk mengajak kebaikan tapi belum bisa untuk tampil di hal yang ramai (tablig). dan saya pikir ini bukan menjadi beban buat kita, tp manjadi sebuah tantangan buat kita untuk bisa melakukan hal ini. untuk dakwahtuna jazakallah khairan katsiro atas menu menu yang disajikan, insya allan sangat membantu kami.

  • http://www.yahoo.com arnauth

    assalamu'alaikum,saya pingin cepat menguasai bahasa inggris dan arab agar bisa memudahkan saya untuk berlatih dakwah.

  • http://dzulwafi.blogspot.com Wafi

    Untuk dakwatuna.com syukron katsira dan semoga kt tetap dan selalu berniat baik dalam meninggikan agama Allah Allahu Akbar…

  • eka

    assalamualaikum wr.wb.saya merasa sangat heran pada diri saya tentang kehidupan yang saya alami sejak saya masuk isla saya selalu mendapat banyak sekali cobaan serta rintangan apa ini tanda bahwa Allah sayang kepada umatnya,namun terkadang saya sangat terpukul dengan kehidupan yang saya jalani saya pernah di fitnah berzina oleh teman saya sendiri padahal saya tidak melakukanya,lalu menurut bapak saya mesti bagaimana saya ingin bisa menenangkan hati saya supaya bisa lebih khusyu dalam beribadah kepada Allah.terima kasih.Wassalamualaikum wr.wb

  • http://magianapajak.wordpress.com Magiana

    Wa’alaikum Salam Wr Wb.
    Sdr/i Eka yang disayang Allah, semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan, hidayah dan petunjuk agar antum/antunna dapat menjalani kehidupan antum /antunna sg segala lika-likunya.
    Bersyukurlah antum krn Allah memilih Antum mendapat cobaan itu krn dengan cobaan itu, Allah hendak meningkatkan derajat Antum di dunia dan di akhirat. Mohonlah kekuatan agar Allah beri kekuatan agar Antum lulus menghadapi ujian/cobaan tersebut. Yakinlah bahwa antum mampu menghadapi ujian tersebut krn Allah tdk akan menguji seseorang kecuali sesuai dengan batas kesanggupannya. Dengan begitu Antum harus yakin bahwa Antum sudah pula diberi kekuatan oleh Allah untuk dapat menghadapi ujian tersebut. Dan ketahuilah bahwa Allah hendak menyiapkan pahala bagi orang2 yang diuji-Nya, semakin besar ujiannya semakib besar pula pahala yg disiapkan oleh Allah.
    Wallahu a’lam bishshawab..
    Salam

  • iwan
  • http://- Syauqi
  • http://www.dakwatuna.com syamsul

    Asslkm mohon dikirimkan naskah ceramah, khotbah jum’at. Syukran

  • asronchalifah

    Ana sangat setuju dengan apa yang disampaikan oleh Ustad. dimana seorang Da’i di tuntut untuk terus memacu dirinya agar menjadi yang terdepan baik dalam beribadah ataupun dalam ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. sehingga ketika ia menyampaikan sesuatu (da’wah) di hadapan audiennya, maka apa yang ia sampaikan itu terlebih dahulu sudah di kerjakannya.

  • Ahmad Yani

    Bagi antum yang ingin bisa khutbah dan ceramah, Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Dakwah (LPPD) Khairu Ummah selalu mengadakan kursusnya, tiap sabtu jam 13.00-17.00 selama 16 kali pertemuan, di Jl. Sumbawa No 7 Menteng Jakarta Pusat, biayanya cuma Rp 400.000. Angkatan 27 akan dimulai tgl 20 Pebruari 2010. Daftar bisa via email atau HP. 08129021953

    • Muhammad Ustman Marudani

      Syukron, Akhi Ahmad Yani atas informasinya!

  • ramdani

    apakah saya bisa dapat informasi tuk alamat email para ikhwah?

  • RAHMY

    Aslkm,,
    uztad saya minta donk naskah ceramahnya yang cocok untuk saya bwakan diperlombaan ceramah di masjid,khususnya untuk siap2 bulan ramadhan

  • RAHMY

    aslkm,
    uztad saya minta donk naskah ceramahnya,yang bags n asyk didengar bagi berbgai kalangn,
    saya juga ingn jd dai

  • rahmad yani

    ya moga kita slalu ditautkan hati kita tuk saling menasehati

  • eni

    Assalamu’alaikum
    Ustadz saya ingin tahu tentang “wihdatul wujud” dan keutamaan sifat 20. Karena ada teman saya yg bilang konsep wihdatul wujud itu benar dan ada teman saya yg lain bilang itu salah..Karena saya tidak tahu jelas mengenai hal ini, maka saat itu saya diam saja..Mohon penjelasannya ustadz..
    syukron..

  • askari

    Bagaimana sistematisnya dalam menyampaikan / membawakan sebuah materi ceramah jadi pembicara dalam satu forum ?

  • Anak_indonesia33

    subhanallah ini sangat bagus…. untuk kita pelajari>>…!

  • temong

    subHanALLAH…. penjelasan (masukan) yang sangat bagus dari Ustadz.
    saya juga ada kemauwan di hati untuk berdakwah. tapi ketika sudah mau dekat hari H nya hati menjadi was2 an. semoga dengan membaca penjelasan dari Ustadz ini bisa menambah dan kemauan saya untuk maju kedepan.
    wassalam.