Home / Narasi Islam / Dakwah / Kami Adalah Dai

Kami Adalah Dai

dakwatuna.comNahnu Du’aatun Qabla Kulli Syai’in. “Kami adalah dai sebelum jadi apapun”.

Suatu gambaran pribadi yang unik dengan penataan resiko terencana untuk meraih masa depan bersama Allah dan Rasul-Nya. Inilah kafilah panjang, pembawa risalah kebenaran yang tak putus sampai ke suatu terminal akhir kebahagiaan surga penuh ridha Allah swt.

Setiap muslim adalah dai. Kalau bukan dai kepada Allah, berarti ia adalah dai kepada selain Allah, tidak ada pilihan ketiganya. sebab dalam hidup ini, kalau bukan Islam berarti hawa nafsu. Dan hidup di dunia adalah jenak-jenak dari bendul waktu yang tersedia untuk memilih secara merdeka, kemudian untuk dipertanggungjawabkan di hadapan Rabbul insan kelak. Bagi muslim, dakwah merupakan darah bagi tubuhnya, ia tidak bisa hidup tanpanya. Aduhai, betapa agungnya agama Islam jika diemban oleh rijal (orang mulia).

Dakwah merupakan aktivitas yang begitu dekat dengan aktivitas kaum muslimin. Begitu dekatnya sehingga hampir seluruh lapisan terlibat di dalamnya.Sayang keterlibatan tersebut tidak dibekali ”Fiqh Dakwah” sehingga kerusakan yang ditimbulkan jauh lebih besar daripada kebaikan yang diperbuat.

Disini menjadi jelas akan pentingnya kebutuhan terhadap fiqh dakwah, sebagaimana digambarkan para ulama, bahwa ”kebutuhan manusia akan ilmu lebih sangat daripada kebutuhan terhadap makan dan minum”. Sehinga penting bagi kaum muslimin yang telah dan hendak terjun dalam kancah dakwah untuk membekali diri dengan pemahaman yang utuh terhadap Islam dan dakwah Islam. Karena orang yang piawai dalam menyampaikan namun tidak memiliki pemahaman yang benar terhadap Islam ”sama bahayanya” dengan orang yang memiliki pemahaman yang benar akan tetapi bodoh di dalam menyampaikan, mengapa?

Pertama; ia akan menyesatkan kaum muslimin dengan kepiawaiannya (logika kosongnya). Kedua; Hal itu akan menjadi ”dalil” bagi orang-orang kafir dalam kekafirannya (keungulan bungkusannya).

Adalah fiqh dakwah merupakan sarana untuk menjembatani lahirnya pemahaman yang shahih terhadap Islam didukung kemampuan yang baik di dalam menyampaikan. Sehingga dengan aktivitas dakwah ini ummat dapat menyaksikan ”Islam” dalam diri, keluarga dan aktivitas para dai yang melakukan perbaikan ummat secara integral, mengeluarkan manusia dari pekat jahiliyah menuju cahaya Islam.

Bagi mereka yang yang berjalan diatas rel kafilah dakwah menuju cahaya dan kebahagiaan dunia dan akherat, dapat melihat prinsip-prinsip dakwah dan kaidah- kaidahnya, agar menjadi hujjah atau pegangan bagi manusia dan menjadi alasan di hadapan Allah, Ustadz Jum’ah Amin Abdul Aziz memaparkan tentang hal ini, yaitu; ”Fiqh Da’wah: Prinsip dan kaidah dasar Dakwah”, yang diambil dari usul fiqh sebagai bekal para dai tersebut adalah sebagai berikut:

1. Qudwah (teladan) sebelum dakwah
2. Menjalin keakraban sebelum pengajaran
3. Mengenalkan Islam sebelum memberi tugas
4. Bertahap dalam pembebanan tugas
5. Mempermudah, bukan mempersulit
6. Menyampaikan yang ushul (dasar) sebelum yang furu’ (cabang)
7. Memberi kabar gembira sebelum ancaman
8. Memahaman, bukan mendikte
9. Mendidik bukan menelanjangi
10. Menjadi murid seorang imam, bukan muridnya buku.

Harapan, kiranya Allah swt senantiasa mencurahkan taufiq dan petunjuk-Nya kepada para dai yang ikhlas menyeru manusia ke jalan Allah, memperbaiki diri, keluarga dan masyarakat serta tempat kerja, sehingga Allah terlibat dalam urusan dan kebijakan-kebijakan yang akan ditetapkan untuk orang banyak, demi tegaknya tatanan Islam yang indah dalam kehidupan dengan bimbingan Alah dan sesuai panduan manhaj (aturan) dakwah Rasulullah saw. Wallahu ‘alam

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (29 votes, average: 9,10 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
  • asw. bisa minta pejelasan mengenai

    dakwah fardiyah

    tarbiyah fardiyah

    dakwah fardiyah (sudut pandang rekrutmen)

    syukron.was

  • yusniati

    Assalamualaikum wr.wb.

    Suhanallah! kehadiranmu menjadi satu lagi pengecas semangat dakwahku! Keep Istiqamah to you dakwatuna! Allahuakbar!!!

  • Dwi

    Alhamdulillah, senang sekali membaca kolom ini. Kembali menemukan semangat yg agak pudar karena jauh dari nuansa Islam (saat ini tidak di Ina). Bahasanya mudah dipahami. Jazakaulloh.

  • Alhamdulillah, makasih buat para ustadz yang mau berbagi Ilmu di dunia Cyber, sangat berarti bagi aye buat jaga iman, hai arigatou

  • guruh

    assalamu'alaikum..
    alhamdulillah,sungguh luar biasa web ini,
    wassalamu'alaikum…

  • AssWW,

    website ini sangat bermanfaat buat umat muslim.

    Jazakallah KK

    -Amir-

  • humaira

    jazakumullah, jadi penyemangat sy! smoga bisa lebih baik

  • setia

    benar2 oase di tengah keringnya ruhiah ketika merasa berjuang sendiri di medan dakwah, moga istioqomah dan bawa berkah bagi kebangkitan dakwah dan khilafah

  • qunique

    di akhir kolom ustadz ana sangat tersentil karena ana menilai diri ana adalah lebih khusu di hadapan sang buku dari pada sang guru. Jazakallahu khoiron ustadz atas penukilan hal ini.

  • Alhamdulillah ada situs tatsqif yang mudah di akses, semoga Allah memudahkan jalan dakwah kita. Amin. Jazakumullah kpd Mujahid Dakwah di Dakwatuna atas kesediaan materi2nya untuk kami sebarluaskan kepada Ummat, melalui buletin kami di Pekanbaru Kota. Allahu Akbar

  • setya

    Alhamdulillah, semoga Alloh menyuburkan ruh dakwah ini. Menjadikan kita hamba yang istiqomah di jalan dakwah. Saya ingin bahasan tentang tawazun tugas dakwah, amanah, hak diri

    Jazakumullah

  • jazakallah ustad,benar tausiyah antum,dakwah adalah ibadah,yang membutuhkan,imu,amal dan ikhlas

  • banna

    inilah seni dalam berdakwah

  • haula

    banyak orang gak sadar, kalau dia terlahir sebagai muslim. sehingga ketika ia berhasil jadi pejabat ia melupakan keislamannya. padahal islamlah yang seharusnya membingkai kedudukannya sebagai pejabat. terimaksih buat dakwatuna ya ng telah mengingatkan kita untuk tetap dalam dakwah ini.

  • saffinathus shahra

    Saya s'orang yang InsyaAllah bersemangat dalm dakwah, namun terkadang saya harus berperang dengan dengn lingkungan, saya berdakwah menyebarkan semangat, sementara,mereka genjar menebarkan kekuatan pesemis.Terkadangf semat ini turun saat sahabat perjuangan dakwah satu persatu runtuh.Dengan adanya situs ini semoga saya dapt memprtahankan semangat ini.

  • resa

    assalammu’alaikum wr wb
    jujur saya sangat senang dengan konsep dakwah yang dipaparkan,,,
    tapi kenyataannya dikampus saya konsep dakwah begitu membingungkan, dan tahapan2 yang di sebutkan diatas diacak2……..
    padahal kampus saya adalah kampus yang bisa dibilang kampus yang paling kondusif diseluruh PTN yang ada di indonesia…..
    memeng kaderisasi begitu cepat,,tapiseiring dengan itu banyak kader yang juga keluar karena sistem yang aneh……….

    so,,what’s wrong????

  • assalamu,alaikum..
    nasehati kami wahai saudaraku.. hayakumulloh..

  • syamil nebeng abi

    asslm..ust jefri,,nasihat abi yang selalu terngiang2 di telinga saya adalah cukuplah kematian sebagai pengingatmu..itu yg mmbuat saya tdk bisa tidur nyenyak malam hari,saya selalu takut jika kematian tiba2dtg menjemput dalam keadaan tidur lelap,alanghkah beruntungnya jika kita mati dalam keadaan sholat lail,salam untuk keluarga ustazd….

  • Abu Aisyah

    AlhamuliLLAH, terlalu capek kita membaca dan mendengar komentar sok radikal dan sok militan dari orang2 yang tidak memahami ilmu dakwah menurut Manhaj Rasulullah SAW. Nasehat di atas begitu gamblang.. dan semoga ALLAH SWT menjadikan kita istiqomah dalam barisan dakwah, sampai kita syahid di dalamnya..

  • ya, kami adalah da’i…..

Lihat Juga

Ilustrasi. (inet)

Lembaga Dakwah Membina Hubungan dengan Pers

Organization