Foto mendiang Fadi Abu Salah tengah melontarkan batu ke arah tentara Israel. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Jalur Gaza. Foto pejuang berkursi roda yang turut serta dalam Pawai Kepulangan Palestina ini memenangkan penghargaan Bayeux-Calvados, sebagai foto jurnalis perang terbaik di dunia.

Foto yang diambil oleh fotografer Palestina Mahmoud Homs meraih penghargaan sebagai foto terbaik dalam bentrokan antara Palestina dan Israel di perbatasan Gaza.

Di dalam foto tersebut adalah Fadi Abu Salah berusia 29 tahun. Ia tampak melemparkan batu ke arah tentara Israel, sementara ia berada di kursi roda. Foto itu diambil pada tanggal 11 Mei lalu.

Beberapa waktu kemudian, Fadi Abu Salah diketahui gugur setelah timah panas tentara Israel menembus tubuhnya yang lemah.

Fadi Abu Salah sudah akrab dengan perjuangan melawan Israel sejak ia masih sangat muda. Belum genap berusia 20 tahun, ia harus kehilangan kedua kakinya saat tentara Israel membakar rumah yang ia huni. Sejak saat itu, ia harus menggunakan kursi roda dalam kehidupan sehari-harinya.

Kondisinya yang seperti itu ternyata tidak membuatnya menyerah. Sejak Pawai Kepulangan Palestina digelar 30 Maret lalu, ia tidak pernah absen. Ia selalu berada di barisan terdepan untuk menghadapi kebengisan tentara Israel. (whc/dakwatuna)