Home / Arsip Kata Kunci: strategi (halaman 3)

Arsip Kata Kunci: strategi

As Siyasatur Ruhiyah (Strategi Ruhiyah Adalah Semangat Perjuangan Siyasi)

Di tengah realitas problematika bangsa kita hari ini adalah sederet agenda-agenda besar yang mesti kita lakukan demi membuat kehidupan ini lebih baik, adalah tugas kita bagaimana memerankan salah satu peran mahasiswa di tengah kehidupan sosial kemasyarakatan yakni peran politis, mahasiswa adalah representasi dari masyarakat yang pro kepada kebenaran dan perubahan yang lebih baik.

Baca selengkapnya »

Strategi Meraih Simpati Massa

Dalam Pemilu 2014 mendatang, sepertinya kompetisi antar partai politik (parpol) dan calon legislatif (caleg) akan semakin panas dan ketat untuk merebutkan kembali suara rakyat. Parpol atau caleg juga harus bekerja keras merayu kepercayaan rakyat di tengah kecenderungan apatisme politik dan golput. Terlebih apabila muncul berbagai produk kompetitif berupa konsep, program solutif dan gagasan unik yang ditawarkan oleh rival-rival parpol atau caleg lainnya.

Baca selengkapnya »

Sang Pemusar Gelombang

“Tidak hanya dua itu saja, Gilang,” jawab Randy dengan nada meyakinkan, tak ketinggalan dengan senyum yang tersungging di bibirnya.“Golongan ketiga adalah para aktivis pergerakan Islam yang kemudian berpikir mendalam dalam menyelesaikan permasalahan ideologis ini, untuk kemudian menghasilkan sikap moderat.”

Baca selengkapnya »

As Siyasatur Ruhiyah (Strategi Ruhiyah adalah Semangat Perjuangan Siyasi)

Di tengah realitas problematika bangsa kita hari ini adalah sederet agenda-agenda besar yang mesti kita lakukan demi membuat kehidupan ini lebih baik, adalah tugas kita bagaimana memerankan salah satu peran mahasiswa di tengah kehidupan sosial kemasyarakatan yakni peran politis, mahasiswa adalah representasi dari masyarakat yang pro kepada kebenaran dan perubahan yang lebih baik.

Baca selengkapnya »

Kemenangan, Perdamaian, dan Sebuah Strategi

Kemudian Rasulullah mendiktekan kembali apa yang harus ditulis Ali dalam surat itu. “Tulislah: ‘ini adalah apa yang diputuskan oleh Muhammad Rasulullah’.” Suhail yang berasal dari kaum musyrikin itu berkata, “Demi Allah, kalau saja kami mengakui bahwa engkau utusan Allah, kami tidak akan menghalangimu mengunjungi Ka’bah, dan kami tidak akan memerangimu. Akan tetapi tulislah ‘Muhammad bin Abdullah’.”

Baca selengkapnya »