Peduli Pendidikan Yatim Dhuafa, PKPU Human Initiative Launching HOME Learning Center

Launching HOME Learning Center PKPU HI (Tasya/Gie/PKPU-HI)

dakwatuna.com – Jakarta. Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2018, PKPU Human Initiative meresmikan program “HOME” (Hug, Opportunity, Mentality, Education). Program yang telah berjalan sejak Februari 2018 ini memang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan akademik, life skill, dan karakter para siswa khususnya anak-anak yatim dan dhuafa.

Program pembinaan yang diterapkan di HOME Learning Center meliputi kelas PDP (Personal Development Program), English conversation, Matematika, Kreativitas, dan Desain grafis. Learning Center ini aktif dibuka setiap hari Senin sampai Jum’at pukul 9 pagi sampai 7 malam.

“HOME Learning Center didesain sebagai sebuah rumah yang menghadirkan kehangatan dan penuh kasih sayang dalam mengupayakan pengoptimalan tumbuh kembang anak agar menjadi pribadi unggul,” terang Sumarna selaku Manager Initiative for Children dalam sambutannya.

“Para siswa dididik agar memiliki karakter unggul seperti jujur, disiplin, bertanggung jawab, sopan, percaya diri agar menjadi bekal saat hidup bermasyarakat di masa mendatang,” tambah Sumarna.

Bertempat di Jalan Raya Inpres No.3 Jakarta Timur, pelaksanaan launching HOME Learning Center dapat berjalan lancar. Turut hadir dalam peresmian ini Direktur Program PKPU Human Initiative Tomi Hendrajati, Lurah, Perwakilan Polesk setempat, Pembina Yayasan, Kepala Sekolah dan guru-guru serta para orang tua siswa.

“Adik-adik penerima manfaat Program HOME Learning Center terlihat sangat antusias dan senang”, terang Mughni, salah satu Tim Panitia Pelaksana.

Acara Launching HOME Learning Center ini semakin meriah dengan penampilan unjuk bakat dari siswa-siswi PM, dengan menampilkan tarian daerah Betawi, aksi seni pencak silat, dan menyanyikan lagu dalam bahasa Inggris.

“Seru banget kak acara hari ini. Bikin jadi makin akrab sama temen-temen yang sebelumnya aku nggak kenal, tampil bareng juga,” ujar salah seorang peserta PM Program HOME, Adinda Fitri.

Dengan didampingi oleh para pengajar dan didukung oleh kontribusi sukarelawan yang kompeten di bidangnya, sampai saat ini kegiatan belajar di HOME Learning Center dapat berjalan baik.

Kegiatan ini akan terus berlanjut setiap hari dan terbuka bagi anak-anak yatim dan dhuafa sekitar. HOME Learning Center tidak hanya sekedar memberikan bimbingan belajar akademik, melainkan juga bimbingan akhlak dan nilai-nilai kehidupan yang mungkin belum diperoleh secara utuh dari rumah dan sekolah. Sampai saat ini, antusias para pendaftar semakin tinggi. Hal ini menandakan bahwa orang tua yatim dan dhuafa juga tetap ingin memberikan pendidikan yang berkualitas bagi anaknya. (SaBah/dakwatuna)

Konten Terkait
Disqus Comments Loading...