Topic
Home / halaman 3

Topic Archives: Kepemudaan

Organisasiku Menentukan Masa Depan Negeriku

Sumpah pemuda menjadi bumbu-bumbu pemersatu bagi organisasi-organisasi yang berbeda, karena sejatinya perbedaan adalah sesuatu yang biasa, bahkan bisa jadi merupakan suatu keharusan. Hanya saja bagaimana cara kita untuk mengelolah perbedaan tersebut agar menjadi sesuatu yang indah, seperti halnya bertukar pendapat untuk mengidentifikasi kelemahan dan menemukan solusi dai kelemahan itu sendiri. Sejarah telah mengajarkan kita bahwa persatuan merupakan suatu hal yang sangat penting, karena dengan persatuan yang lemah akan menjadi kuat dan yang tidak mungkin akan menjadi mungkin.

Baca selengkapnya »

Pemuda, Bangunlah, Berbuatlah untuk Bangsa!

Sudah selayaknya kita tidak bersikap apatis terhadap segala sesuatu yang terjadi di negeri ini. kepedulian kita tak sebatas turut prihatin namun turut membawa perubahan. Ishlah negara Indonesia juga menjadi tugas kita. Mau tidak mau, suka tidak suka. Sebab kita hidup di Indonesia. Baik buruknya pemimpin Indonesia juga menjadi urusan kita sepenuhnya. Sebagai mahasiswa kampus Islam kitalah yang lebih tahu kriteria pemimpin yang sesuai syariat. Jadi, apakah dibenarkan apabila kita temui kesalahan terhadap pemimpin negara dan kita hanya berpangku tangan?

Baca selengkapnya »

Sampah Pemuda

Sampah Pemuda adalah sampah yang dihasilkan oleh berbagai aktivitas, kegiatan, pekerjaan, hobi para pemuda yang tidak membawa manfaat apa-apa kecuali kotoran, bau busuk, sumber penyakit dan sebagainya. Sementara Pemuda Sampah adalah pemuda hasil korban dari kedekatannya dengan sampai, sehingga hari-hari waktunya habis disibukkan oleh berbagai macam aktivitas yang tidak ada manfaat bahkan banyak menimbulkan bahaya. Baik bahaya untuk dirinya maupun bahaya untuk lingkungannya.

Baca selengkapnya »

Geliat Kaum Muda dalam Realitas Demokrasi Pancasila

Seyogyanya para pemuda dapat memahami semua aspek nilai Pancasila. Baik dari segi nilai dasar, nilai instrumental, dan nilai praksis. Ketika pemahaman ini sudah diyakini dengan utuh oleh seorang pemuda, maka ia tentu akan memanfaatkan prinsip representasi mayoritas dalam memperjuangkan kemaslahatan kolektif bangsa dengan tetap meyakini kebebasan individu. Ia berjuang atas nama demokrasi Pancasila dan dalam koridor multikulturalisme yang inklusif dan toleran serta kebenaran mutlak Tuhan.

Baca selengkapnya »

Pemuda Islam

Pemuda Islam.. Zaman terus berganti, mengubah deras gaya kehidupan.. Dirimu sudah sulit menemukan dimana cahaya kebenaran.. Saat amal kebaikan menjadi hal memalukan, dan kemaksiatan menjadi kebanggaan.. Saat mayoritas kebathilan, mengungkung pesona minoritas kebaikan...

Baca selengkapnya »

Dicari: Pemuda Pendobrak Kebangkitan!

Rahasia kebangkitan sebuah bangsa, salah satunya ada pada bangkitnya pemuda. Paling tidak, pemuda yang mau belajar untuk menjadi pekerja keras dalam proyek kebangkitan. Pemuda yang mau menyisihkan masa liburan untuk berlatih mental pemenang dan karakter pejuang. Pemuda yang mau menyisihkan ambisi pribadi untuk terkoordinasinya kekuatan amal jama'i. Pemuda yang siap berfikir luas dan kerja mendetail.

Baca selengkapnya »

Begitulah Mereka, Perintis Peradaban

Siapa mereka? Bagaimana mereka? Dan Untuk apa mereka bekerja? Sejauh ini sirkulasi sejarah berbicara dan memberikan kesimpulannya. Setiap peradaban, negara dan peristiwa raksasa selalu bermula dari perintis-perintis yang sebagian namanya membumbung tinggi, dan sebagiannya lagi tetap bekerja. Dalam diam, senyap, tanpa iringan tepuk tangan, tanpa riuh sorak sorai, tanpa berharap pujian, bahkan tanpa berharap balasan.

Baca selengkapnya »

APII Gelar Kajian Peran Strategis Pemuda dalam Membangun Bangsa

Sebagai bentuk pencerdasan pemuda muslim terhadap bangsa, APII di bawah naungan AQL Islamic Center dalam rangkaian Islamic Book Fair Masjid Raya Pondok Indah, mengadakan kajian yang bertema “Peran Strategis Pemuda dalam Membangun Bangsa” pada hari Senin lalu (26/5/2014). Acara yang diadakan di ruang utama Masjid Raya Pondok Indah tersebut diisi oleh Presiden APII, Agastya Harjunadhi dan DR. Saiful Bahri.

Baca selengkapnya »
Figure
Organization