Home / halaman 2

Topic Archives: Kepemimpinan

Refleksi Peringatan Serangan Umum 1 Maret: Transformasi Diri Menjadi Mandiri

Jadikan hidup penuh dengan pengorbanan. Semakin menjadi hartawan, semakin pula bertambah dermawan. Semakin terkenal, maka ia pun semakin menjadi teladan. Semakin tinggi suatu jabatan, semakin kebermanfaatan dan kemaslahatan yang selalu dipikirkan. Bukan banyaknya gaji ataupun upah yang didapatkan. Bukan pula seberapa banyak media yang meliputnya, namun satu yang selalu diniatkan yaitu mendapat keberkahan dan ikhlaslah yang selalu diperjuangkan. Akhirnya, marilah terus berusaha mencukupi diri dan menjadi pribadi mandiri sehingga mampu selalu membantu dan memberi.

Baca selengkapnya »

Pemimpin Tawadhu, Harapan Rakyat

Tidak hina seorang pemimpin memiliki sifat tawadhu. Karena di situlah kasih sayang Allah bagi orang-orang yang senantiasa merendah hati, menundukkan sikap di hadapan manusia lainnya. Setiap manusia memiliki peluang untuk berlaku riya, sombong, dan ujub, terutama jika ada keinginan untuk memelihara dan memanfaatkannya demi kepentingan kekuasaan. Kesombongan juga dapat mengubah ketulusan menjadi nafsu tidak baik yang menempatkan rakyatnya sebagai sasaran pelampiasan nafsu kekuasaan.

Baca selengkapnya »

Figur Seorang Pemimpin

Pemimpin sendiri tugasnya melayani umat bukan sebaliknya minta dilayani, pemimpin harus rela berkorban demi kesejahteraan rakyatnya, memberikan kebahagiaan bukan kesulitan. Agar tatanan negara tidak hancur pemimpin harus jujur, amanah, menyampaikan, dan cerdas. Pemimpin bukan sebagai ajang mencari popularitas melainkan sebagai tanggung jawab yang harus diemban dengan sungguh-sungguh, tanpa pamrih.

Baca selengkapnya »

Shalahuddin Al-Ayyubi, Panglima yang Agung

Sepanjang hidupnya, beliau acapkali menyandang sebuah peti yang ditutup rapat. Orang-orang menyangka peti itu berisi permata atau benda berharga lain. Namun, kala Shalahuddin telah wafat petinya dibuka dan ternyata hanya berisi helaian kain kafan, segumpal darah dan secarik surat wasiat. Dalam suratnya Shalahuddin berpesan, “Kafankanlah aku dengan kain kafan yang pernah dibasahi air zam-zam ini, yang pernah mengunjungi Ka'bah yang mulia dan makam Rasulullah. Tanah ini adalah sisa-sisa perang. Buatlah kepalan untuk alas kepalaku di dalam kubur.”

Baca selengkapnya »

Kenapa Role Model Penting Dalam Membangun Budaya Perusahaan yang Kokoh

Keberhasilan dalam membangun budaya perusahaan yang kemudian berefek pada kompetensi dan ujungnya adalah kinerja tidak lepas dari adanya peran seorang Leader yang menjadi model, panduan dan rujukan yang memastikan bahwa nilai-nilai yang di anut, keyakinan yang ada, nilai-nilai komunal dan yang hidup terus terformulasikan dengan baik sehingga menjadi karakter kuat dan khas dari organisasi.

Baca selengkapnya »

Belajar dari Kisah Nabi Musa dan Khidir

Masalah kepemimpinan lebih besar cakupannya daripada masalah kekuasaan, sebagaimana pengaruh lebih luas jangkauannya daripada kekuasaan formal. Seorang pemimpin tidak harus menduduki jabatan tertentu untuk membuktikan kemampuannya dalam mengarahkan orang-orang yang berada di bawah pengaruhnya untuk mencapai tujuan bersama. Sementara, seorang penguasa belum tentu mampu mengendalikan para pengikut yang dikuasainya secara formal. Kepemimpinan berkaitan dengan kualitas diri. Bahkan, seorang Nabi seperti Musa mengalami suatu proses pembelajaran yang panjang sebelum sampai pada puncak kesadaran akan pentingnya mencerna dan menerapkan nilai-nilai kepemimpinan yang luhur.

Baca selengkapnya »

Jangan Tertipu Popularitas Menjadi Pemimpin

Urgensi memilih pemimpin yang baik agamanya menjadi landasan utama agar tercipta kehidupan madani. Terutama untuk kampus, ini menjadi tombak awal segala bentuk kebijakan yang nantinya akan dirasakan ketika mulai dipimpin. Tentu pemimpin bukan hanya soal janji dan konsep yang cantik, Namun diperlukan aksi nyata untuk mewujudkan. Karena janji tanpa aksi hanya akan tersisa omong kosong. Jika demikian, apalah arti dari kampanye yang telah dibuat olehnya?

Baca selengkapnya »

Perusahaan Anda Lebih Dari 25 Tahun, Kenapa Tidak Berkembang Pesat?

Jika masalahnya adalah Kepemimpinan, berarti Pemimpin Perusahaan tidak memiliki seni mempengaruhi orang lain guna mencapai tujuan besar perusahaan. Jadi, secara umum akar masalah adalah kemampuan memimpin yang masih lemah, bukan salah karyawan secara keseluruhan. Zona nyaman di atas telah diciptakan begitu lama, puluhan tahun sehingga mengakar dan mengurat daging dan Perusahaan sulit melakukan perubahan. Seyogyanya seorang pemangku jabatan harus memberikan peranan lebih dalam merawat, memupuk, menyirami karyawan di bawahnya untuk berkembang bukan membiarkannya hingga merasa tidak diperhatikan dan akhirnya menjadi orang-orang yang hanya bekerja asal Bos Senang.

Baca selengkapnya »

Dilema Mantan Napi Jadi Pemimpin

Untuk mewujudkan pilkada yang bersih, bermartabat, dan lancar, serta mendapatkan kepala daerah yang terbaik, maka dibutuhkan pertimbangan yang matang untuk menyusun Undang-Undang Pilkada. Jangan hanya karena alasan melanggar HAM lalu Undang-Undang Pilkada dibuat selonggar-longgarnya, karena HAM seseorang pun dapat dibatasi dengan dua hal, yaitu aturan publik dan HAM orang lain. Maka dari itu, jernihlah dalam merenung, logislah dalam berpikir, dan tegaslah dalam menegakkan aturan, maka insya Allah akan terpilih pemimpin yang berkualitas.

Baca selengkapnya »