Topic Archives: Kemahasiswaan

Jihad Mahasiswa di Era Modern

Di sepanjang jalan pulang aku bersemangat untuk meneruskan dakwah ini, aku pikir inilah jihad saya sebagai mahasiswa. Jika dulu para sahabat berjihad di medan perang, kami berjihad dengan datang muswil untuk saling bertukar pikiran, memecahkan problem memberikan semangat dan memberikan nafas yang lebih panjang untuk jalan juang ini. Jika dulu sahabat nabi menumbangkan kerajaan Romawi dan Persia maka kami disini mencoba menumbangkan kekeliruan pemikiran pemerintah yang ada, jika dahulu orang yahudi nasrani terang-terangan melawan Islam maka kami terang-terangan menghindari ghazwul fikri sekarang, jika dahulu para penuntut ilmu menuliskan pikiran mereka untuk Islam maka kami mencabut kantuk untuk mempelajarinya, jihad di era ini adalah benani mengatakan yang hak di depan penguasa yang dzolim, jihad di era ini adalah mempelajari sirah nabi dan sahabat serta mengamalkannya, jihad di era ini adalah kita berani merasa di awasi Allah, menguatkan diri untuk bersih dari ghazwul fikri, jihad di era ini adalah berani tampil Islami di tengah jahiliyah yang merajai, berani beramar ma’ruf nahi mungkar meski sendiri, berani dakwah meski pada orang yang dekat di hati, jihad di era ini adalah mau belajar untuk meningkatkan kapasitas diri.

Baca selengkapnya »

Mahasiswa Dua Institusi

Menjadi mahasiswa IPB dan menjadi peserta rumah kepemimpinan PPSDMS memberikan pengalaman tersendiri bagi saya. Kuliah di dua institusi berbeda, ya mungkin itu yang menjadi pikiran selintas khususnya bagi saya yang berkuliah di “jurusan matematika”. Di hari kerja dan siang hari saya harus belajar eksak, sedangkan malam hari dan week end saya harus belajar ilmu-ilmu sosial humaniora

Baca selengkapnya »

Darah Juang Kami; (Bukan) Penghuni Menara Gading

Indonesia. Ingin rasanya kami kembalikan wajahmu yang dulu. Ingin rasanya kami kembalikan ruh perjuangan bangsamu yang dulu. Bagaimana tidak? di usia 70 tahun rentamu, kau tak ubahnya masih seekor kepompong yang masih terkungkung dalam fragmen diri sendiri. Kau tak mampu terbang, menghiasi peradaban dunia ini. Tapi layaknya metamorfosa itu, setitik harap kami step kupu-kupu akan segera kau hadapi. Menjadi sosok yang cantik dan menyejukkan.

Baca selengkapnya »

Dari Siswa Menjadi Mahasiswa

Mahasiswa harus identik dengan 2 kata yaitu idealisme dan kontribusi. Dengan idealisme mahasiswa berpijak, dan dengan kontribusilah mahasiswa mempunyai arah gerak. Kedua hal itulah yang dirasa pula menjadi tantangan ke depan, karena tak dapat dipungkiri karakter mahasiswa yang apatis dan invidualis menjadi momok mahasiswa saat ini.

Baca selengkapnya »

Peran Mahasiswa dalam Pembangunan Bangsa

Pendidikan diperlukan agar mahasiswa memiliki intelektual dan wawasan yang luas sehingga membantu di dalam proses berpikir untuk mencari solusi terhadap berbagai persoalan. Penelitian diperlukan untuk menghasilkan sebuah karya yang berguna bagi masyarakat dengan landasan research agar karya tersebut tepat sasaran. Pengabdian masyarakat diperlukan agar ilmu yang didapat oleh mahasiswa tidak disimpan untuk dirinya sendiri tetapi berusaha agar masyarakat juga merasakan manfaat dari ilmu yang dimiliki oleh mahasiswa.

Baca selengkapnya »

Kerucut Kontribusi Mahasiswa S2/S3

Semakin tinggi jenjang pendidikan seseorang tentunya semakin tinggi pula kontribusi yang ia berikan, semakin berpengaruh ia bagi orang- orang di sekitarnya (tentunya pengaruh dalam hal kebaikan), ia dapat menjadi rujukan dalam berbagai masalah yang ada, bukan malah pembuat masalah, dengan begitu jenjang pendidikan tidak hanya menjadi sekadar tujuan untuk kenaikan jenjang karier. Sayangnya masih banyak dari kita yang belum sadar akan hal ini, atau malah para penuntut ilmu itu bukan menyumbang kontribusi terbaik yang dimiliki, melainkan malah memperkeruh kondisi bangsa.

Baca selengkapnya »