Topic Archives: Hubungan Suami-Istri

Istri, Disayangi Bukan Diadili

istri hanya manusia biasa. Pasti memiliki kekurangan. Di samping juga memiliki kelebihan. Oleh karena itu, terimalah dia apa adanya. Sayangi dia. Sayangi kelebihan dan kekurangannya. Kekurangan mereka bukan untuk diadili, tapi untuk difahami. Kekurangan mereka memang dari sononya. Dari sang pencipta. Orang bijak mengatakan, “Istri itu manusia biasa. Sama dengan anda. Jika kau menyukai kelebihannya, kenpa tidak rela pada kekurangannya?” Meski demikian, seorang suami harus tetap berusaha memperbaiki perilaku istri yang kurang baik. Pelan-pelan tapi pasti. Dengan lembut, kasih sayang, dan ketulusan. Agar tidak menyebabkannya patah dan melahirkan masalah. Menyayangi bukan berarti membiarkannya. Menyayangi yang sesungguhnya adalah selalu berusaha agar istri menjadi orang baik, sehingga kelak bisa bersama-sama masuk surga.

Baca selengkapnya »

Wahai Para Istri, Jaga Harta Suami Maka Surga Bagimu

Menjaga harta yang diberikan seorang suami dengan cara menggunakannya dengan baik dan benar sudah merupakan sebuah ketaatan seorang istri kepada suaminya. Imbalannya tiket menuju surga Allah SWT. Menjaga harta suami bukan dilihat dari banyak atau sedikitnya harta yang diberikan. Walaupun nilai harta itu sedikit, apabila nafkah itu digunakan untuk keperluan prioritas sama halnya dengan memelihara nafkah suami dengan baik. Apa pun itu pemberian suami harus dijaga. Apabila kurang, diupayakan untuk dicukupkan. Dan apabila lebih, dijaga dengan menabung untuk keperluan berikutnya.

Baca selengkapnya »

Kajian: Menjadi Bidadari di Hati Suami

“Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik baik perhiasan adalah wanita (istri) shalihah” (HR. Muslim). Menjadi seorang istri Shalihah adalah Damba Semesta Muslimah, Sejatinya menjadi istri Shalihah adalah menjadikan Jiwa raga bak Bidadari Surga di mata Suami, demi meretas setapak Cinta menuju Al-Firdaus Al-A’la. Lantas bagaimana seorang istri dapat menjadi Bidadari di Mata Hati Suaminya?

Baca selengkapnya »

Keharmonisan Rumah Tangga, Anda yang Ciptakan!

Saya sudah menginterview banyak wanita berumah tangga dari sejak mereka menikah dari tahun pertama, dalam temuan saya mengejutkan foto mesra mereka kebanyakan di usia 40 tahun ke atas, lalu ke mana saja mereka sebelum 40 tahun? Tahun pertama sampai tahun keempat pernikahan biasanya wanita cenderung bersabar dan ikhlas menerima pasangannya, tetapi tahun kelima hingga tahun ke-15 pernikahan sebagian wanita melanglang buana mencari "pelampiasan" dengan banyak mengenal lelaki selain suaminya.

Baca selengkapnya »

Suamiku Bukan Jodohku

“Sabar nak, langkahmu sudah benar. Percayalah kamu akan bahagia tanpa dirinya. Kau layak bahagia, lepaskan semua kegundahan hatimu. Kosongkan dan ikhlaskan anakku”. Ibupun meneteskan air matanya. Dia mengelus lembut rambutku. Aku mengajukan cerai beberapa hari setelahnya. Aku sangat mencintai abang. Bahkan hingga aku memutuskan untuk berpisah dengannya. Sampai saat ini aku tak bisa melupakannya. Ternyata suamiku bukanlah jodohku.

Baca selengkapnya »

Para Suami, Lakukanlah 5 Hal ini Pada Istri Anda!

Sekesal apapun Istri Anda, tatkala Anda mengirim SMS atau Chat dengan kalimat "Bunda Sayang... lagi Apa? Maka secara otomatis kekesalanya menjadi hilang, atau kalimat penutup pembicaraan Anda baik di SMS/WA atau perkataan langsung tatkala Anda menutup pembicaraan saat malam menjelang tidur, selain menggenggam tangannya atau menjadikannya guling Anda lalu bisikan kalimat "Bunda... Ayah Sayang Bunda" lalu peluk erat sesaat dan kecup keningnya.

Baca selengkapnya »

Pancarkan Pesona Diri di Hadapan Suami

Faktanya memang masih banyak suami yang tertarik pada istri melalui kepribadian sang istri. “Keseksian sejati seorang istri justru terletak pada keunikan mengemas dan merepresentasikan keseluruhan dirinya sebagai istri yang menunjukkan kenyamanan dalam bertindak dan bergaul, percaya diri namun santun dan menghargai orang lain—dalam hal ini, sebagai ummahat dan/atau muslimah, ya buat suami."

Baca selengkapnya »