Topic Archives: Hari Guru Nasional

Kemuliaan Seorang Pengajar Kebaikan (Selamat Hari Guru Nasional)

Jika prasyarakat kebaikan dipenuhi oleh seorang guru sebagai materi yang diajarkan, maka ganjaran kebaikan yang tak terputus akan menjadi sumber kebahagiaan saat berjumpa dengan Allah. Di sinilah peluang besar bagi seorang pengajar kebaikan agar usia amal sholehnya lebih panjang dari usia biologisnya. Tidak mustahil para pengajar kebaikan yang berusia 60 atau 70 memiliki usia amal shaleh hingga ratusan tahun bahkan ribuan tahun, melebihi usia biologis umat-umat terdahulu. Semoga Allah memberikan kemuliaan dan kebahagiaan bagi para guru dalam kehidupan dunia dan akhiratnya.

Baca selengkapnya »

Guru dalam Amanah Keprofesiannya

Sehingga untuk memutus masalah ini, harus ada kejelasan aturan atau prosedur dari pemerintah yang mengatur mekanisme pemberian sanksi terhadap peserta didik. Aturan yang juga memiliki kekuatan hukum tetap. Sehingga ketika ada oknum guru yang terlibat ketidakdisiplinan dalam tugasnya, maka akan ditindak sesuai prosedur yang ada. Tidak lagi tersandera oleh undang-undang perlindungan anak. Sebab generasi kita butuh pertahanan yang kuat dalam menghadapi pola hidup di era globalisasi saat ini. Sedangkan pertahanan tersebut bisa dibangun oleh guru sebagai pelaku utama pendidikan di sekolah lewat pembudayaan nilai-nilai yang dianut oleh sekolah.

Baca selengkapnya »

Antara Guru dan Pengorbanan

Karena guru merupakan pembelajar sejati. Belajar dari diri sendiri, belajar dari alam dan lingkungan sekitar di Universitas Kehidupan. Profesi guru itu hanya untuk mengabdi, bukan untuk mencari kesejahterahan diri. Menjadi guru itu bisa kaya, kaya hati yang selalu bersabar diri, kaya senyuman yang selalu memberikan senyuman termahalnya untuk para siswanya dan kaya orang-rang yang mencintainya dengan setulus hati. Guru itu selalu memberi, berbagi, tidak mencaci, berbudi luhur pekerti dan banyak yang mengasihi.

Baca selengkapnya »

Guru Mulia Karena Karya

Di tengah kesibukan guru, jangan lupakan dengan tugas utama guru yaitu mengajar, mendidik, dan melatih. Mengajar artinya meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan (kognitif). Mendidik artinya meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup (afektif). Dan melatih berarti mengembangkan keterampilan siswa (psikomotorik). Tugas yang tidak kalah penting adalah membuat siswa betah di sekolah dan mencintai belajar.

Baca selengkapnya »

Hari Guru Nasional, Sebuah Refleksi Bagi Pendidik

Melihat potret yang ada, nampaknya tujuan pendidikan yang satu ini masih jauh dari harapan. Membiasakan hal baik secara konsisten hingga kebiasaan itu melekat menjadi karakter yang kuat tentu butuh proses.. Sepakat 100%. Bahkan harus diakui, proses ini butuh waktu yang tidak sedikit. Untuk mewujudkan pribadi manusia yang punya karakter, prosesnya tidak bisa instan. Satu hal penting yang harus digarisbawahi dan tidak boleh dipungkiri adalah “bahwa sekolah merupakan wadah di mana karakter itu bisa dibentuk dan ditumbuhkan serta guru mempunyai andil besar dalam membentuk karakter anak didiknya”. Melalui tangan-tangan guru lah, nalar anak, jiwa dan karakter anak terbentuk. Sosok guru merupakan orang yang dekat dengan keseharian anak selain orang tua.

Baca selengkapnya »

Guruku Pahlawanku

Jauh dari kata sejahtera, ‘pahlawan tanpa tanda jasa’ ini mesti menggadaikan profesi gurunya untuk menyambung hidup. Banyak kita dapatkan, seseorang guru dari pagi hingga siang hari berprofesi sebagai guru, namun setelah itu berprofesi lain untuk menyambung hidupnya. Sementara, seharusnya profesi guru merupakan profesi yang paling tinggi dan mulia dibandingkan profesi lainnya, karena merupakan pilar utama dari segala aspek. Namun, kenyataannya lain, guru hanya sebatas guru belaka, tak dilirik sedikitpun untuk sejahtera.

Baca selengkapnya »