Figure Archives: Ibnu Katsir

Khutbah Idul Fitri 1438 H: Belajar dari Sejarah Perselisihan Ulama dan Umara [1]

Jika kita belajar dari sejarah, ternyata akibat dari perselisihan antara ulama dengan umara sangat luas, merugikan semua pihak, dan dirasakan oleh seluruh masyarakat. Bagi para ulama. Sepintas mereka terlihat seperti pihak yang kalah dan dirugikan akibat dari perseteruannya dengan umara. Banyak ulama besar yang diuji ketabahannya akibat berselisih dengan umara. Keempat imam mazhab dalam Ahlus Sunnah wal Jamaah, semuanya tak luput dari ujian tersebut.

Baca selengkapnya »

Mari Bersegera tuk Perubahan…

Semoga hati saya dan anda tertambat pada Ilahi hingga bersegera terhadap semua seruan perintah-Nya. Dan hati- hati kita senantiasa pula merindukan kekasih-Nya Rasulullah SAW agar segala teladan darinya juga menjadi bagian dari hidup ini. Yuk memohon ketetapan hati dijalan Ilahi “Ya Allah yang membolak balikan hati, tetapkan lah hati kami pada din ini yakni din MU. Ya Allah yang mengarahkan hati, arahkan lah hati kami untuk taat kepada MU”. Aamiin…

Baca selengkapnya »

Pemuda Islam Sebagai Armada Dalam Kemajuan Bangsa

Uang memang merupakan alat transaksi yang sangat penting, maka dari itu kita harus mengendalikannya. Mulai sekarang ubahlah pola pikir tentang uang yang mengatakan “uang adalah segalanya” karena hal ini akan membuat kita mulai memperlakukannya secara spesial dan akhirnya kita mulai dikendalikan oleh uang. Ingat semakin banyak mengeluarkan uang maka semakin besar potensi terlilit utang.

Baca selengkapnya »

Imam Mahdi dari Perspektif Ahlu Sunnah Wal Jamaah (Bagian ke-3)

Dengan kehadiran imam Mahdi, maka tumbuhlah sikap optimis dan semangat serta harapan baharu bagi diri manusia untuk hidup sejahtera, tenteram dan bahagia, sebab di antara peranan utama kehadiran imam Mahdi adalah untuk menertibkan dan mengatur semula dunia dari kehancuran kepimpinan-kepimpinan sebelumnya, imam Mahdi akan menjadi hakim yang adil, jujur dan memurnikan jiwa insan, menabur cahaya kedamaian akibat pertikaian dan peperangan, dengan cara menghentikan perang/konflik yang berkepanjangan. Dan akhir sekali adalah membangunkan dunia dengan keadilan sosial dan merata di seluruh dunia.

Baca selengkapnya »

Imam Mahdi dari Perspektif Ahlu Sunnah Wal Jamaah (Bagian ke-2)

Dari sini, berarti munculnya imam Mahdi adalah di akhir zaman sekaligus mengawali tanda-tanda besar akan datangnya kiamat. Namun sebagian ulama sempat ragu, apakah turunnya imam Mahdi ini sebagai awal tanda yang besar atau tanda yang lain. Sebagian ulama menyatakan dengan yakin bahwa imam Mahdi sebagai tanda pertama, lalu berturut-turut datang tanda yang lain. Di antara yang menyebutkan dengan tegas yang demikian adalah Muhammad Al-Barzanji (wafat 1103 H). Beliau mengatakan dalam bukunya (al-’Isya`ah li Asyrath al-Sa’ah): “Bab Ketiga, tanda-tanda besar dan tanda-tanda yang dekat, yang setelahnya tibalah hari kiamat, dan itu juga banyak. Di antaranya al-Mahdi, dan itu yang pertama”.

Baca selengkapnya »

Imam Mahdi dari Perspektif Ahlu Sunnah Wal Jamaah (Bagian ke-1)

Pemikiran Imam Mahdi adalah persoalan yang rumit dan sukar diuraikan jika ianya dilihat dari segi ilmu sosiologi modern. Sebab ada terdapat pelbagai tanggapan dan tafsiran yang dapat dirumuskan daripada setiap pengakuan yang dibuat oleh para ulama dan sarjana. Sehingga masalah ini menjadi masalah yang paling kontroversi di kalangan umat Islam sejak dahulu hingga kini. Bahkan dalam sejarah perjalanan dunia, terdapat individu tertentu sengaja mengeksploitasi konsep imam Mahdi ini demi kepentingan dan kemaslahatan sendiri, sehingga sikap ini akan menimbulkan masalah dan keresahan serta cabaran bagi ulama Akidah atau pengkaji dan pemerhati isu-isu Akidah Islam dari dahulu hingga sekarang.

Baca selengkapnya »

Ada Apa dengan Surat Al-Maidah?

Mengomentari Al Maidah ayat 51, Abdullah bin Mas’ud mengingatkan, “apabila kamu mendengar Yaa Ayyuhalladzina aamanu, pasanglah pendengaranmu karena sesungguhnya ada kebaikan sehingga diperintahkan melakukannya atau ada keburukan sehingga dilarang melakukannya. Sedangkan makna, Yaa Ayyuhalladzina aamanu, wahai kalian yang beriman kepada Allah dengan sebenar-benar iman. Wahai kalian yang ridha kepada Allah sebagai Tuhan. Wahai kalian yang telah menetapkan Allah sebagai sembahan, dengarkan dan taatilah Allah.”

Baca selengkapnya »

Dahsyatnya Istiqamah untuk Meraih Keberhasilan Dalam Hidup

Maka dapat dikatakan bahwa Istiqamah merupakan kegiatan rutinitas di mana bentuk pelaksanaannya kontinyu dan konsisten dan penuh keikhlasan. Dikatakan rutinitas karena ia sebagai kegiatan rutin di luar perintah-perintah yang sudah diwajibkan. Dikatakan kontinyu karena ia selalu dan terus menerus. Kemudian disebut konsisten karena apapun keadaan dan halangannya kalau bukan bersifat udzur syar’i maka ia tetap dilaksanakannya. Dikatakan ikhlas, karena tiada lain yang diharapkan kecuali ridla dan ampunan serta rahmat dari Allah swt. semata. Atau bisa juga bermakna, istiqamah adalah menetapi pada suatu pekerjaan di luar yang sudah ditentukan dengan hati yang suka rela lillahi ta’ala.

Baca selengkapnya »
Organization