Figure Archives: Fazlur Rahman

Kritik Terhadap Studi Al-Quran Hadits Fazlur Rahman

Metodologi baru yang ditawarkan Fazlur Rahman untuk menafsirkan Al-Quran berangkat dari upaya untuk mendekonstruksi (merombak) hukum Islam dan merekonstruksinya kembali sejajar dengan kehidupan modern. Meskipun dia mengaku kritis terhadap Barat, namun mindset berfikirnya masih terjebak dalam ‘saran-saran’ Barat untuk merubah hukum formal Al-Quran. Jika teori tafsir “double movement” Fazlur Rahman ini diterapkan, maka dampaknya akan semakin menjamurnya kalangan yang berani merombak hukum Al-Quran dan Hadits seenaknya mengikuti hawa nafsu dengan alasan reaktualisasi (penyesuaian) makna-makna universal Al-Quran untuk mendukung nilai-nilai modern. Langkah penyesuaian hukum Islam dengan tuntutan zaman memang selalu diperlukan, namun bukan berarti upaya tersebut ujung-ujungnya merusak hukum formal qath’i yang sudah ada dan harus diamalkan secara ta’abbudi (dogmatis).

Baca selengkapnya »

Islam dan Etos Kerja

Agama Islam penuh dengan ajaran yang mendorong umatnya untuk berusaha dan bekerja. Allah berfirman: “Dan seseorang tidak akan memperoleh apapun selain apa yang diusahakannya” (Alquran surat An-Najm ayat 39). Ini sejalan dengan sesanti orang barat, “Do your best and God will do the rest”. Namun kebanyakan umat Islam tidak memahami isi ajaran yang tersebut dalam Alquran dan Hadis. Dan tidak sedikit pula orang-orang Islam yang telah memahami ajaran Islam tetapi tidak mengamalkannya.

Baca selengkapnya »
Organization