Home / Arsip Kata Kunci: tepat

Arsip Kata Kunci: tepat

Karena Sakura Selalu Menepati Janjinya

Dari sini kita bisa belajar dua hal yang dicontohkan bunga sakura ini, pertama adalah belajar tentang konsistensi dalam berjanji dan menepatinya dan kedua belajar akan arti kebermanfaatan hidup. Sakura meski pergi di saat musim semi usai dan meski mungkin "ditangisi" oleh orang banyak, ia seolah ingin menyampaikan pesan untuk menenangkan orang-orang yang bersedih dengan berjanji bahwa ia akan kembali di kesempatan lain. Tak berhenti di situ saja, meski waktu telah berjalan cukup panjang, meski musim silih berganti namun ia akan menepati janjinya untuk kembali hadir mengiringi datangnya musim semi. Seraya dengan itu kehadirannya selalu menghadirkan kebermanfaatan kepada lingkungannya melalui keindahan dalam dirinya.

Baca selengkapnya »

Menanti Janji Jokowi: Akankah Ditepati?

Seyogianya Jokowi “tahu diri”. Masa kepemimpinannya sebagai Gubernur Jakarta baru berjalan seumur jagung. Masih banyak tugas yang belum dikerjakannya. Masih banyak PR yang harus diselesaikannya. Masalah banjir yang sudah 2 kali terjadi di tahun-tahun pertama masa jabatannya, belum lagi kemacetan yang sampai hari ini masih terus menjadi masalah krusial bagi masyarakat Ibukota, yang belum ada jalan keluarnya.

Baca selengkapnya »

Biarkan Aku Mengadu

Wahai engkau sang penguasa, Yang memiliki harta dan kuasa, Bukanlah takdir yang memilihmu, Menjadikan raja di kalanganmu, Bukan aku mendendam padamu, Bukan pula aku benci padamu, Tapi kini aku sadar, Akan penat dan lelah yang bersandar, Wahai malam yang penuh duka, Hari ini aku tatap luka, Yang dulu pernah menganga, Bukan karena sakit, melainkan karena senja.

Baca selengkapnya »

Kau Datang Lagi

sungguh kau tak lagi asing, aku mengenalmu, aku sangat membutuhkanmu, terasa begitu berat jika harus tanpamu, kau pun telah menjadi segalanya bagiku, tapi...., kini kau berbeda, kau datang kembali, dengan luapan emosi, kau genangi setiap susut kota ini, ah . . ., kau kini datang lagi, bukan untuk berbagi, atau sekedar menepati janji.

Baca selengkapnya »

Mendadak Dhuafa

Saat itu Fulan menyampaikan alasan mengapa ia berencana berkurban di kampung halamannya. Selain ingin berbagi dengan warga di sana, juga karena Fulan merasa panitia kurban di lingkungan tempat tinggalnya kurang amanah. Pembagian daging kurban yang tidak tepat sasaran membuat Fulan berpikir ulang.

Baca selengkapnya »

Tafsir Subuh Bersama Alumni Madinah

Di suatu pagi, tepatnya Ba’da subuh berjamaah. Saya mendapatkan sesuatu yang sangat berharga, bukan harta bukan warisan melainkan sebuah ilmu tentang tafsir surat Al Hujurat ayat 2. Kajian tafsir ini disampaikan oleh seorang ustadz yang hanif, tawadhu’ dan dari wajahnya terpancar cahaya keshalihan bagi siapa pun yang memandang.

Baca selengkapnya »