Home / Arsip Kata Kunci: tangis (halaman 5)

Arsip Kata Kunci: tangis

Menangis Dalam Pangkuan-Nya

Menangis merupakan ekspresi emosi ketika seseorang merasa tersakiti baik mental maupun fisik, atau bahkan saat seseorang merasa sangat bahagia. Menangis, terkadang aku berpikir bahwa menangis itu adalah hal biasa namun jika merabah saat menangis ternyata menangis itu merupakan buah kasih sayang dari lubuk hati yang dalam, tangisan inilah yang bisa menambah kasih sayang kepada seseorang.

Baca selengkapnya »

Air Mata

Air mata yang mengalir melintasi kedua pipi merupakan gambaran perasaan hati seseorang. Itulah yang disebut dengan menangis. Suatu hari Aisyah RA menangis, lalu ditanya oleh Rasulullah SAW, “Apa yang menyebabkanmu menangis, wahai Aisyah?” Ia menjawab, ‘Setiap kali teringat neraka, aku selalu menangis. Apakah engkau ingat kepada keluargamu di hari kiamat nanti wahai Rasulullah?’

Baca selengkapnya »

Mungkin Saatnya Kita Menangis

Ketika menghidupkan malam sudah hilang kelezatannya... Ketika Masjid Mulai ditinggalkan... Ketika berkumpul dengan orang shalih terasa hambar... Ketika Hati tak lagi merindu... Ketika diri semakin Terbelenggu... Ketika kegelisahan dan keraguan bercampur menjadi satu... Dan seolah ingin melepaskan semuanya tapi diri ini merasa berat...

Baca selengkapnya »

Sebab Cinta Tak Harus Menangis

“Aku bangga pada kalian. Kesabaran, ketegaran dan juga ketabahan kalian. Pertahankan, karena hidup harus tetap berjalan!” sebuah sms masuk ke handphone ku, dari salah satu teman sekolahku. Kalian yang ia maksudkan adalah aku dan putriku. Sedang hal yang membanggakannya adalah bahwa kami - aku dan putriku - bisa mengikuti prosesi pemandian hingga pemakaman jenazah tanpa tetesan air mata.

Baca selengkapnya »

Di Tengah Tawa, Jangan Pernah Lupa untuk Menangis

Belakangan, bercanda dianggap cara yang paling efektif untuk berkomunikasi. Dengan bercanda kesalahan dianggap sesuatu yang lumrah dan selalu termaafkan. ‘Sengketa hati’ jarang hadir dari aktivitas bercanda. Bahkan kini, bercanda menjadi komoditi dagang yang favorit di stasiun-stasiun TV. Tapi, berkaca pada Muhammad Ibnu Sirin rahimahullah selayaknya di tengah gelak tawa, kita sisipkan hati dan pikiran kita untuk bertafakur dan bertaqarub kepada Allah. Jangan sampai seringnya tertawa membuat kita lupa betapa nikmatnya menangis tersedu kepada Allah.

Baca selengkapnya »

Tuhan Beri Kami Jeda

Air mata ini kembali.. Sedih, pilu... Yang ku lihat kesedihan yang teramat. Jerit tangis kehilangan. Keluarga terpisah tak tentu arah. Rumah, tanah, sawah hancur. Tanpa bentuk tanpa rupa. Hancur semu... hancur tak tersisa. Hanya puing-puing sisa kami bercanda dan bahagia.. Itupun segera berganti dengan air mata. Tanpa jeda untuk tersenyum walau sedikit. Hanya merenung... Kenapa ini terjadi?

Baca selengkapnya »

Ibu, Mengapa Ibu Menangis?

Suatu ketika, ada seorang anak lelaki yang bertanya kepada ibunya. "Ibu,mengapa ibu menangis ?". Ibunya menjawab, "Sebab aku wanita." Saya tidak mengerti," kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tidak akan mengerti......"

Baca selengkapnya »