DK PBB. (Yemen-Press)
DK PBB. (Yemen-Press)

dakwatuna.com – Washington. Dewan keamanan (DK) PBB, Selasa (14/4/2015) hari ini, akan melakukan voting draft resolusi terkait kelompok pemberontak Syiah Hutsi di Yaman. Di antara isi draft resolusi itu akan memasukkan ke daftar hitam orang-orang yang terlibat dalam pemberontakan, dan pelarangan bantuan senjata kepada Hutsi.

Hingga kini belum jelas sikap Rusia terhadap draft resolusi yang diajukan Yordania dan beberapa negara Teluk ini. Sebelumnya Rusia pernah mengajukan draft namun tidak mendapatkan sambutan hangat dalam perundingan. Pihak Rusia menolak memberikan tanggapan terhadap voting har ini, apakah akan mendukung, abstain, atau menggunakan hak vetonya.

Menurut beberapa sumber diplomasi di PBB, draft resolusi ini berisi pembekuan seluruh aset dan pencekalan atas Ahmad Saleh, mantan panglima Garda Republik Yaman sekaligus anak presiden Yaman terguling, dan Abdul Malik Al-Hutsi, pemimpin kelompok pemberontaj Syiah Hutsi. (msa/dakwatuna/yemen-press)