salah satu korban kekejaman militer subuh tadi
salah satu korban kekejaman militer subuh tadi

dakwatuna.com – Kairo.  Kondisi para pendukung Presiden Muhammad Mursi di Masjid Al-Musthafa yang berdekatan dengan Mabes Garda Republik semakin terkepung oleh Militer yang mulai menggunakan kendaraan tempur berat.

Saat ini, kendaraan lapis baja militer yang keluar dari mabes Garda Republik masih mengepung para demonstran yang berada di Masjid Al-Musthafa. Masjid itu berada di dekat under pass Arouba. Mereka tidak bisa keluar, karena pilihannya hanya ditangkap atau tertembak peluru tentara.

Klinik lapangan yang diadakan di dekat mabes Garda Republik menyatakan bahwa saat ini jumlah syahid mencapai 50 orang. Termasuk di antaranya ada anak-anak, wanita, orang tua. Sedangkan korban luka-luka mencapai 1000 orang, 200 di antaranya dalam keadaan kritis.

Korban ini sebagian besar adalah aksi brutal militer yang terjadi dini hari tadi ketika para pendukung Mursi sedang melaksanakan Shalat Subuh, tepatnya ketika memasuki rakaat kedua. Dan kekejaman militer diprediksi akan terus berlanjut selama pihak pendukung kudeta militer belum mau mendengar suara mayoritas rakyat Mesir yang menuntut untuk segera dikembalikannya pemerintahan kepada presiden sah hasil pilihan rakyat, Muhammad Mursi. (msa/sbb/dkw)