Home / Arsip Kata Kunci: marah

Arsip Kata Kunci: marah

Lima Sebab Mengapa Remaja Sering Marah-Marah dan Cara Menyikapi nya

Mereka marah karena ortu mulai menuntut mereka agar bertanggung jawab atas perbuatannya, tapi mereka belum terbiasa diperlakukan sebagai orang dewasa. Kalau merusak barang maunya dimaafkan saja (seperti anak kecil) tidak bersedia dipotong uang jajan. Tapi giliran menggunakan gadget, ingin diperlakukan seperti orang dewasa. Badan sudah besar, sudah puber, tapi apa-apa masih harus tanya mama papa, minta uang pada ortu. Akhirnya kekesalan bermanifestasi sebagai pembangkangan, hak mau ini itu, merasa bahwa 'penolakan' adalah cara terbaik mendapatkan 'kekuatan'.

Baca selengkapnya »

Suami Suka Marah Karena Kecanduan Game, Apa yang Harus Saya Lakukan?

Suami saya kecanduan PS dan game di gadget. Kalau tidur juga malam banget bahkan hampir larut pagi. Jika saya ingatkan pasti marah-marah bahkan shalat kerja jadi malas. Kalau saya menyinggung soal kerja dan lain-lain selalu dengan nada marah. Dengan jawaban belum bisa nyenengin. Nafkahin saya.. waktu dulu sebelum nikah dewasa banget. Tapi sekarang malah kayak anak kecil, dok. Apa yang harus saya lakukan, dok?

Baca selengkapnya »

Jangan Gampang Marah

Pengaruh sifat marah terhadap hati atau jiwa seseorang adalah dirinya sangat mudah menjadi pendendam, penghasut, berjiwa jahat, senang akan penderitaan orang lain dan sebaliknya, bahkan ingin menghabisi orang lain beserta karirnya. Begitu dahsyatnya bahaya marah, baik secara fisik dan fsikis maka kita jangan gampang marah. Kita harus berhati-hati dalam masalah ini. Ingat, orang yang kuat bukanlah orang yang berbadan kekar dan bisa membanting orang lain namun orang yang kuat itu adalah orang yang mampu menahan amarah dan meredam emosi di dalam dada.

Baca selengkapnya »

Grup Whatsapp Absurd dan Sayyidina Umar yang Dimarahi Istrinya

Betapa para feminis itu tidak memahami sempurnanya tatanan Islam. Tatanan yang memuliakan perempuan. Perempuan tidak pernah memiliki kewajiban untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga, tersebab cinta dan kasih sayangnyalah sehingga mereka mau menangani pekerjaan rumah tangga selagi suami–suami mereka berada di luar. Inilah yang membuat Sayyidina Umar hanya pasif menghadapi kemarahan istrinya.

Baca selengkapnya »
Organization