Home / Arsip Kata Kunci: mahkota

Arsip Kata Kunci: mahkota

Sebatang Kara

Kamarku selalu berantakan. Banyak beterbaran kertas berisikan dongeng fantasi. Ada gambar-gambar karyaku yang tertempel di dinding. Di langit-langit kamarku juga banyak tergantung origami aneka bentuk dan tumpukan bintang kertas di dalam toples kaca, di atas meja belajar.

Baca selengkapnya »

Mahkota Takwa Dalam Kerajaan Jiwa

Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya. (QS. Ali Imran: 123). Inilah puncak dari perjalanan kita, syukur. Takwa yang telah menjelma menjadi mahkota dalam jiwa, maka akan mengantarkan pelakunya untuk senantiasa berucap syukur kepada Robb Semesta Alam dalam kondisi apa pun. Atas dasar rasa syukur pula, manusia akan terdorong untuk terus beramal. (Sa’id Hawa)

Baca selengkapnya »

Bukan Sekadar Penutup Mahkota

Perkara dari hadis yang mengingatkan wanita muslim memperhatikan penampilan, tentu ada hikmahnya. Sang Pencipta telah mengatur untuk wanita,seharusnya wanita muslim mencermati baik dan buruknya. Berpakaian sopan dan rapi dalam Islam, memang butuh proses. Tetapi, alangkah baiknya jika hal tersebut dipatuhi sesuai aturan-Nya. Sebab perubahan dimulai dari niat dan usaha diri sendiri.

Baca selengkapnya »

Aku Putra Mahkota?

Bus yang aku tumpangi terasa lama sekali. Dari pagi hingga senja memerah aku belum juga sampai ke tempat tujuanku: Bandung. Ini bisa dibilang kedua kalinya aku pergi ke tempat jauh sendirian. Yang pertama kepergianku ke tempat jauh yaitu ke Jogja, ada bedah buku yang diadakan oleh penulis favoritku di sana, selebihnya aku tidak pernah.

Baca selengkapnya »

“Jagalah Mahkotamu”

Saudariku... Kau laksana rusa kecil yang cantik, Lincah dan memiliki warna yang menarik, Kau bagaikan sekuntum bunga sakura, Yang merekah sedap dipandang mata. Saudariku... Keindahan bola matamu yang syahdu, Mampu memberikan pancaran ke setiap kalbu, Bagaikan sinarannya batu permata mulia, Kedipanmu mampu menggetarkan jiwa.

Baca selengkapnya »

Bila Mahkota Hilang

Bila mahkota hilang, Tak perlu ada rasa bimbang, Bukankah itu pilihan, Jika perintah di abaikan, Tak ingin terkekang katanya, Merasa panas dirinya, Jadilah bertebaran dada yang di pasarkan, Tubuh-tubuh yang dilemahgemulaikan. Bila mahkota hilang, Karena nafsu-nafsu berkerumun, Mangsa tak lagi di cari, Kini ia menjajakan diri.

Baca selengkapnya »
Organization