Topic
Home / Arsip Kata Kunci: lemah (halaman 2)

Arsip Kata Kunci: lemah

Bagaimanapun, Aku Tetaplah Hamba

Memaknai luas karunia-Nya. Mentadaburi begitu nikmatnya ketika hati lapang atas berserah diri. Sekali lagi, bergumam dalam hati, “Tak ada secuil pun nikmat-Mu yang sanggup untuk kudustai.” Walaupun masalah belum dan tak pernah selesai, masih menggunung. Namun, hikmah dan ibrah mengantarkan kita pada fase tenaga baru untuk bisa menaklukan dengan tetap merasa hamba pada-Nya. Untuk bisa menyelesaikan dengan beriringan rasa berserah diri pada-Nya, tawakal tentang semua yang menjadi keputusan-Nya.

Baca selengkapnya »

Inilah Asal Kelemahan Kita

Dakwah ini berat, bagi mereka yang suka mengeluh. Dakwah ini menyakitkan, bagi mereka yang tidak pernah berkorban. Dakwah ini mengecewakan, bagi mereka yang selalu menuntut. Dakwah ini membosankan, bagi mereka yang jauh dari keteladanan. Dan pada akhirnya, dakwah ini hanyalah seonggok nurani yang terkapar, yang menunggu waktu hingga datang seorang juru dakwah yang tulus, kuat, dan teguh dalam mengemban amanah ini.

Baca selengkapnya »

Doa Indah Para Hamba Allah yang Terpilih

Doa adalah senjata orang mukmin dan tiang (pilar) agama serta cahaya langit dan bumi (HR. Abu Ya’la). Pernahkah mendengar hadits tersebut? Tentu sering bukan? Ya, karena doa adalah otaknya (sumsum/intinya) ibadah, sesuai hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk banyak berdoa pada Allah. Bukankah Allah memerintahkan kita sebagai hamba-Nya yang lemah untuk senantiasa berdoa pada-Nya?

Baca selengkapnya »

Muhasabah

Bait ini lah yang ku ingat sekarang, saat jiwa ini terasa begitu lelah, saat kepala ini terasa begitu penat, yah...mungkin iman ku lah yang sedang turun. Hari ini banyak sekali hal yang terjadi, sepertinya Allah ingin mengingatkan ku akan sesuatu. Namun pikiran ini justru melayang menjelajah batas ingatan. Teringat di suatu pagi, di lorong rumah sakit di Yogyakarta. Aku dan teman-teman ku akan menjenguk anggota keluarga teman ku yang lain di rumah sakit itu.

Baca selengkapnya »

True Love

Cinta Allah SWT mendahului cinta kita pada-Nya. Dari ayat di atas, Allah SWT mengumumkan kepada kita bahwa Dia mendahulukan cinta-Nya pada hamba-Nya dibandingkan cinta hamba-Nya kepada-Nya. Hal ini tidak berkaitan dengan perkara kita melaksanakan ibadah-ibadah baik wajib maupun sunnah. Ini adalah perkara yang didasari rasa cinta, dan Dia yang memulai cinta-Nya pada kita sebagai makhlukNya, padahal Ia adalah Al Ghaniyyu (Yang Maha Tidak Membutuhkan).

Baca selengkapnya »

Di Belakangmu

aku akan menjadi wanita yang ada di belakangmu, akan akan menjadi pengiring di setiap sujudmu, aku akan ada di belakangmu, bersama-sama mempertanggungjawabkan cinta kita, di hadapan Tuhan, aku akan ada di belakangmu, menjadi cahaya yang menunjukkan jalan hidupmu, akan akan ada di belakangmu, menjadi pendorong saat kekecewaan menimpamu, dan aku akan selalu ada di belakangmu, menjadi bidadari titipan.

Baca selengkapnya »
Organization