Masjidil Haram - Foto: hajis.co.uk
Masjidil Haram – Foto: hajis.co.uk

dakwatuna.com – Mekah.  Untuk pertama kalinya, khutbah Jumat di Masjidil Haram, Mekah, akan disampaikan dalam tiga bahasa. Yakni Arab, Inggris, dan Urdu.

Penyampaian khutbah dalam selain Arab ditujukan agar pesan yang disampaikan khatib bisa pula dipahami orang-orang yang bukan penutur bahasa Arab.

Dilansir World Bulletin, jamaah Jumat di Masjidil Haram akan diberi perangkat earphone untuk mendengarkan khutbah sesuai dengan bahasa yang mereka pilih.

“Selanjutnya, mereka tinggal mendengarkan terjemahan khutbah secara live seperti yang sedang dibacakan oleh khatib melalui frekuensi FM,” tulis media Turki tersebut, Sabtu (1/3).

Khutbah Jumat dalam tiga bahasa ini sekarang masih sedang diuji di Mekah. Menurut rencana, pengujian skema baru ini akan segera pula disusul oleh Masjid Nabawi, Madinah, situs paling suci kedua bagi umat Islam. (ROL/sbb/dakwatuna)