Home / Arsip Kata Kunci: jujur

Arsip Kata Kunci: jujur

Bermodal Jujur dan Profesional

“Ciri khasnya Pak Haji itu riang, murah senyum, ramah pada pelanggan, bisa ngobrol sama pelanggan. Jadi dekat dengan pelanggan. Orang mau nanya apa juga ga canggung” jelas Fauzi. Itulah sosok Pak Haji sebagai pembelajaran bahwa kejujuran adalah hal yang utama, ikhlas lah dalam berjualan. Begitupun dengan profesionalitas yang harus selalu diterapkan dalam pekerjaan apapun. Alangkah baiknya jika berjualan sesuai dengan kaidah Islam karena rezeki ada di tangan Allah SWT.

Baca selengkapnya »

Jujur Itu Taat

Jika jujur itu taat, maka lewat berbagai kejujuran kita tunjukkan ketaatan kita kepada Rabbul Izzati. Membiasakan hidup jujur demi meraih ketaatan di sisinya yang akan berbuah kemanisan iman yang tak terkira bagi orang yang merasakannya. “Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga, jika berbicara ia berbohong, jika berjanji ia ingkar, dan jika dipercaya ia berkhianat” (HR Bukhari)

Baca selengkapnya »

Mecintai Ramadhan dengan Jujur

Ia banyak melakukan aktivitas sia-sia untuk membunuh waktu yang padahal sangatlah berharga. Seakan inti Ramadhan tak lebih dari sekedar makan ketika sahur dan berbuka. Jika sudah demikian, apakah benar pengakuannya mencintai Ramadhan sedangkan ia sama sekali tak menghargainya?

Baca selengkapnya »

Pilpres, Dari Piala Dunia ke Piala Akhirat

Juga tak ada lagi usaha mencari bocoran soal debat; tak ada lagi kegiatan meminta sumbangan di jalanan; tak ada lagi instruksi menginteli masjid; tak ada lagi rekayasa kasus berbau sentimen agama; tak ada lagi insiden kertas contekan disebut kertas doa dari ibunda, karena sikap dan lakon kejujuran, keadilan, tanggungjawab seperti yang ditunjukkan oleh para pemain bola berhasil kita teladani.

Baca selengkapnya »

Saat Bangunan itu Menjadi Saksi

Ia pun tertunduk berlutut sambil menangis pilu. Ia tahu jika seseorang melihatnya, mungkin ia akan dianggap cengeng. Akan tetapi, ia tak peduli. Toh, semua orang yang ia kenal sudah menganggapnya manusia dengan sejuta kekurangan. Lagipula, di langit sana masih ada bintang yang setia menguatkannya. Mungkin ini saatnya aku pergi, ucap benak Ardy sembari menatap langit.

Baca selengkapnya »
Organization