Home / Arsip Kata Kunci: hibur

Arsip Kata Kunci: hibur

Guru Batas Negeri dari Tanah Pasundan (Bagian ke-3)

Anak-anak di daerah perbatasan seakan terus disoroti keterbatasannya, baik dari pendidikan formal maupun non formalnya. Rata-rata anak-anak di perbatasan ini berasal dari warga Indonesia yang dideportase dari Malaysia. Bekerja sebagai buruh, memang bukan hal yang nyaman bagi warga negara Indonesia. Mereka seakan terus dikuras waktu dan tenaganya. Sehingga pendidikan untuk anaknya seakan dikesampingkan. Maka tak jarang kita menemukan anak-anak yang orang tuanya TKI di malaysia belum bisa membaca. Terutama yang beragama islam, banyak dari mereka yang belum mengetahui huruf-huruf didalam al-quran.

Baca selengkapnya »

Televisi; Hiburan, Pendidikan, atau Perusak Moral?

Pengawasan orang tua akan tayangan televisi yang baik akan menjauhkan anak dari dampak negatif dari tayangan televisi. Orang tua harus dapat memilah dan memilih acara yang tepat dengan usia sang buah hati. Jangan biarkan anak menyaksikan acara yang tidak sesuai dengan usianya. Orang tua menemani sang anak nonton, bukan malah orang tua yang ditemani anak menonton televisi.

Baca selengkapnya »

Hiburan Televisi yang Berlebihan

Ilustrasi - Televisi.

Pengaruh Media terhadap anak makin besar, teknologi semakin canggih & intensitasnya semakin tinggi. Padahal orangtua tidak punya waktu yang cukup untuk memerhatikan, mendampingi & mengawasi anak. Anak lebih banyak menghabiskan waktu menonton TV ketimbang melakukan hal lainnya. Dalam seminggu anak menonton TV sekitar 170 jam. Apa yang mereka pelajari selama itu? Mereka akan belajar bahwa kekerasan itu menyelesaikan masalah. Mereka juga belajar untuk duduk di rumah dan menonton, bukannya bermain di luar dan berolahraga. Hal ini menjauhkan mereka dari pelajaran-pelajaran hidup yang penting, seperti bagaimana cara berinteraksi dengan teman sebaya, belajar cara berkompromi dan berbagi di dunia yang penuh dengan orang lain.

Baca selengkapnya »

Mahasiswa Hibur Anak-Anak Pengungsi Korban Banjir di Rawajati

Lebih dari tiga puluh anak-anak berusia 6-12 tahun mulai berkumpul di tenda Kemensos sebelum pukul 10 pagi. Usai membuka agenda dengan berdoa bersama, sesi story telling (bercerita) mengawali agenda kami. Fabel gubahan Nurul Briliani mampu menarik perhatian anak-anak sejak awal hingga selesai sesi story telling ini. Budaya tolong-menolong sesama adalah nilai yang kami sisipkan dalam cerita tersebut.

Baca selengkapnya »

Astaga

Astaga..., Tiba-tiba rasanya tidak karuan, Dikasih nasihat tidak mempan, Dikirimi taushiyah hanya sebatas jadi bacaan, Tanpa rasa, tanpa makna, Astaga..., Ada apa ini?, Berusaha menghibur diri sendiri, Agar menemukan kembali motivasi, Memantapkan orientasi, Berusaha mencari pembenaran diri, Tak sadar apa penyakit di hati, Sahabat pun tak ada yang mengintrospeksi.

Baca selengkapnya »

Kekuatan Sebuah Mimpi

Semuanya berawal dari sebuah mimpi. Mimpi yang selalu menjadi bahan bakar perjalananku, penguat di kala lemah, dan penghibur tatkala diri harus berurai air mata. Mimpi yang telah 2 tahun aku tanam, akhirnya pada waktu itu benar-benar menjadi kenyataan.

Baca selengkapnya »

Tempat Hiburan Bandel saat Ramadhan akan Ditindak Tegas

MICM Menyambut datangnya Ramadhan dan Idul Fitri 1433 H, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta siap melaksanakan pengawasan kepada seluruh bidang yang terkait dengan industri pariwisata, khususnya bisnis hiburan. Jumlah tempat hiburan yang tersebar di Jakarta sekitar 1.210 entitas. Demi menjaga kondusifnya bulan Ramadhan hingga Idul Fitri, tempat bisnis hiburan wajib mematuhi Perda No 10 tahun 2004 tentang Kepariwisataan dan Keputusan Gubernur DKI Jakarta No 98 tahun 2004 tentang Waktu Penyelenggaraan Industri Pariwisata.

Baca selengkapnya »