Home / Arsip Kata Kunci: dari

Arsip Kata Kunci: dari

Belajar dari Musa AS

An Nazi’at: 15-26 menggambarkan proses dakwah yang begitu berat dijalankan oleh Musa AS. Betapa tidak dia hanya seorang kalangan rakyat biasa sebagaimana Bani Israil pada umumnya, harus berhadapan dengan penguasa tiran yang sangat keras kepala, sombong, diktator, sampai mengklaim dirinya Tuhan. Ditambah pengalaman historis dahulu kala, di mana Fir’aun adalah ayah angkat Musa AS setelah diadopsi atas permintaan sang istri, Asiyah.

Baca selengkapnya »

Dari Menghargai Menuju Sebuah Penghargaan

Sejak tersiarnya UU No 20 tahun 2003 pasal 3, tentang sistem pendidikan nasional yang menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, semboyan pendidikan “karakter” pun terus menjalar. Tentu rencana ini tidak hanya semboyan belaka.

Baca selengkapnya »

Berawal Dari Selembar Hijab

Orang yang baru mengenal ku mungkin tak akan percaya kalau 3 tahun yang lalu sebelum selembar kain ini menempel di kepala ku, aku adalah seorang yang tomboy, yang bebas bergaul, yang sering mengabaikan perintah shalat, puasa dan yang wajib-wajib lainnya, yang belum mengenal Rabb-nya dengan baik. Bahkan untuk membaca surat cinta dari-Nya pun jarang sekali.

Baca selengkapnya »

Pelajaran dari Akar

Allah menggunakan perumpamaan seorang mukmin yang baik adalah laksana pohon yang akarnya menghujam ke bumi dan batangnya yang menjulang ke langit. Perhatikan benda yang digunakan Allah dalam perumpamaan itu. Kenapa Allah memilih akar dan batang? Dan tidak daun atau bunga?

Baca selengkapnya »

Belajar Shalat dari Darah Kita

Darah merupakan salah satu komponen vital di dalam tubuh manusia. Tanpa darah manusia tidak akan bertahan hidup. Darah hampir sama dengan Shalat dalam kehidupan kita. Tanpa Shalat, manusia ibarat telah mati dari fungsinya sebagai manusia karena manusia tidak akan bisa menjalankan fungsinya sebagai khalifah di muka bumi ini tanpa shalat.

Baca selengkapnya »

Bukankah Tangan di Atas Lebih Baik Daripada Tangan di Bawah?

Sore itu, menjelang masuknya waktu untuk melaksanakan shalat Ashar. Berhenti sejenak sebab giliran warna merah yang muncul. Tepat juga azan berkumandang. Menarik diri untuk shalat. Toh sudah lama juga tidak shalat di masjid itu. Masjid yang selalu menjadi terfavorit bagi siapa saja, termasuk saya yang memang sangat suka dan mengagumi keindahan arsitektur salah masjid terbesar dan termegah di kota tempat kaki berpijak sekarang.

Baca selengkapnya »

Dear Umiku

Umiku..., Salam rindu dan sayang walau ku tahu kau jauh dariku, Anak yang shalihah menjadi asamu kepadaku, melangkah dalam rasa ini ingin selalu dekat denganmu, dan senyum indah di wajah cantikmu selalu ada dalam asaku, Maafkan aku umi... Di setiap kata yang menggores hitam di putihnya hatimu, Tajamnya lisan dan ringannya tanganku melukaimu.

Baca selengkapnya »