Home / Arsip Kata Kunci: cahaya (halaman 5)

Arsip Kata Kunci: cahaya

Kuntum Khairu Ummah…

Sebaik-baik Umat,Biarkan Kami tetap di sini, Meniti hari bersama mimpi, Karena kami..., Takkan berhenti Dan jangan coba-coba, Hentikan langkah kaki kami..., Sekali lagi, Karena kami..., Kuntum khairu ummah ukhrijat linnasi (Kamu adalah sebaik-baiknya umat yang di-tampilkan untuk umat manusia. QS. 3: 110).

Baca selengkapnya »

Ketika Nestapa Menyapa Jiwa

aku terus menapaki jejak-jejak-Mu, meski langkah ini tertatih , terseok dan hampir lumpuh, aku masih dapat melihat cahaya-Mu, saat kurasa awan menghitam, di mana rinai hujan menyendir, tanpa angin tanpa pelangi, bahkan ketika rintik-rintik sunyi, membisu tanpa kilat dan guruh, aku selalu percaya pada-Mu, meski kau kirim badai, kau hembuskan prahara.

Baca selengkapnya »

Dalam Dekapan Rindu

ada tutur kata yang tak sempat terucap, hanya terpatri dan ku dekap erat dalam hati, entahlah, rasanya sungguh sulit untuk ku muntahkan suara ini, dalam ruh kekhusyuan di segelar sujud panjang, sebilah cahaya menusuk mata dari langit-Nya yang menyepi, kudendangkan syair Fathihah, kupohonkan harapan mulia, kulantunkan tekad jiwa yang menghamba.

Baca selengkapnya »

Kupinang Dakwah Jadi Pendampingku

Senja itu, kala langit Kota Jakarta yang memancarkan sinar keemasan dengan cahaya matahari yang sayup-sayup tenggelam, melukiskan begitu indah dan agungnya kekuasaan Allah berupa alam semesta ini. Meskipun terik yang begitu menyengat kulit di kala siang, ditambah warna langit yang kehilangan birunya sehingga tampak seolah-olah diselimuti kafan, semua itu terasa terobati saat Kita dapat sejenak mentadaburi ayat kauniyah-Nya yang wujud di alam senja.

Baca selengkapnya »

Abi, Penerang Jalan

Abi kau adalah Murabbi ku yang paling utama, Abi kau adalah cahaya yang menerangi jalan, Berkat doamu jalan-jalan Allah terlihat olehku, Berkat doamu aku terbangun dan tak terbawa arus dunia, Abi kau adalah pembatasku, Pembatas dari kemusyrikan, Abi kau adalah ketenanganku, Karena kau selalu memberikan peringatan-peringatan, Abi kau pemberi was was.

Baca selengkapnya »

Lelaki yang Pergi Bersama Cahaya

Aku pun tak menjawab, rasa kantuk ku masih pekat. Tadi aku tidur cukup larut, sayang kalau meninggalkan Big Matchnya setan merah MU versus jagoanku the blues Chelsea yang baru usai sekitar pukul 2 pagi tadi. Baguslah suara berisik di luar kamarku telah lenyap. Aku menarik selimutku dan kembali untuk melanjutkan tidur. Pukul 5.30 pagi aku beranjak dari tempat tidur dan bergegas ke kamar mandi.

Baca selengkapnya »

Tafsir Subuh Bersama Alumni Madinah

Di suatu pagi, tepatnya Ba’da subuh berjamaah. Saya mendapatkan sesuatu yang sangat berharga, bukan harta bukan warisan melainkan sebuah ilmu tentang tafsir surat Al Hujurat ayat 2. Kajian tafsir ini disampaikan oleh seorang ustadz yang hanif, tawadhu’ dan dari wajahnya terpancar cahaya keshalihan bagi siapa pun yang memandang.

Baca selengkapnya »

Memoriku di Atas Kereta

Mentari sore perlahan bergerak menuju peraduannya. dalam balutan semilir angin sore di bawah naungan langit yang menghamburkan cahaya kekuningan di penghujung senja, aku masih menegakkan kedua kakiku menyusuri jalanan aspal yang masih terasa panas di kedua telapak kakiku, jalanan aspal yang telah terbakar terik matahari selama seharian penuh kini melepaskan rasa gerahnya saat hari menuju senja.m

Baca selengkapnya »