Home / Arsip Kata Kunci: buya hamka

Arsip Kata Kunci: buya hamka

Ayah… (Kisah Buya Hamka, Masa Muda, Dewasa, Menjadi Ulama, Sastrawan, Politisi, Kepala Rumah Tangga, Sampai Ajal Menjemputnya)

Seorang yang besar terlahir dari semangat juang yang besar pula. Dengan berlandaskan niat hanya untuk Allah. Berusaha sekuat mungkin untuk mencari ilmu meskipun banyak rintangan yang mengahadang, tetapi semangat untuk menjadi pribadi yang bermanfaat untuk orang lain tetap terpatri dalam nikmatnya membaca buku. Ketika membaca telah sampai pada titik paham, aplikasi dari itu akan sangat membantu dalam menjalani hidup. Kata Hamka bahwa “Jangan jadi pendendam sebarat apapun cobaannya.” Ketika semua orang menyalahkan, tetaplah berpegang teguh pada Allah, karena Dia yang membenarkan melalui cara-caranya yang istimewa.

Baca selengkapnya »

Buya Hamka (Haji Abdul Malik Karim Amrullah), Guru Berjiwa Sastra dan Tegar Pendirian

Siapa yang tidak kenal dengan buya Hamka! Yah, nama familiar yang sudah melekat di hati rakyat Indonesia terutama masyarakat Minang Kabau. Nama lengkapnya adalah Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Seorang tokoh nasional yang bersinar berasal dari ranah Minang tepatnya daerah Maninjau. Beliau di samping sebagai seorang ulama besar dan pernah menjadi ketua MUI pada era orde baru, dia juga dikenal sebagai seorang sastrawan, guru, aktivis Muhammadiyah dan seorang politikus tangguh. Perjalanan hidup buya (begitulah panggilannya) yang panjang memberikan banyak pelajaran dan ibrah bagi kita yang hidup saat ini dan generasi berikutnya.

Baca selengkapnya »

Cita-Cita Ikhwanul Muslimin Tetap Hidup

Ingatlah bahwasanya bangunnya Ikhwan adalah sebagai gejala daripada kebangunan Islam kembali, beratus tahun Islam dan umat Islam jatuh tersungkur dihadapan pikiran-pikiran Barat dan penjajahan Barat. Sudah hampir putus asa umat muslimin melihar aliran ideologi yang simapng siur dinuia ini. Al Ikhwan Al Muslimun adalah pelopor daripada penggalian cita-cita itu kembali.

Baca selengkapnya »

Bedah Buku “Buya Hamka: Antara Kelurusan ‘Aqidah dan Pluralisme”

Sabtu (21/4/2012) Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) kembali menggelar diskusi Dwi-Sabtuan spesial. Dikatakan spesial karena diisi dengan agenda bedah buku Akmal Sjafril, ST. MPdI. berjudul “Buya Hamka: Antara Kelurusan ‘Aqidah dan Pluralisme”. Penulis yang akrab dipanggil Bang Akmal ini memang baru saja meluncurkan buku terbarunya tersebut pada tanggal 20 Maret 2012 lalu. Nama beliau sebelumnya dikenal sebagai penulis buku “Islam Liberal 101”, sebuah buku yang cukup dicari masyarakat pencinta ilmu. Hingga saat ini kabarnya buku tersebut sudah dicetak empat kali. Sehingga, ini menjadi hal yang menarik sekali jika kemudian beliau memutuskan membuat buku baru. Lalu, mengapa buku seputar Buya Hamka ini beliau tulis? Apa saja yang dibahas di dalamnya? Mari kita simak bersama uraian berikut.

Baca selengkapnya »

Pejuang Tauhid “Waratsatul Anbiya'”

dakwatuna.com – “Ayah hanya takut tidak bisa jawab pertanyaan Munkar Nakir!” Inilah jawaban tegas seorang ayah atas pertanyaan putra kesayangannya mengenai soal keengganannya untuk melakukan seikere (membungkuk ke arah matahari) atas perintah tentara Jepang. Sang ayah adalah tokoh pergerakan dan ulama Minangkabau, Haji Karim Amrullah, yang biasa dikenal dengan sebutan …

Baca selengkapnya »