Home / Arsip Kata Kunci: bangkit (halaman 5)

Arsip Kata Kunci: bangkit

Nabi Yusuf Alaihissalam dan Kebangkitan Mesir

Adalah Nabi Yusuf Alaihissalam salah seorang pengemban dakwah itu. Dia pernah digoda dan dirayu oleh seorang istri penguasa di zamannya dengan perhiasan dan keindahan parasnya. Peristiwa ini disebutkan dalam firman Allah Ta’ala, “Dan perempuan yang dia (Yusuf) tinggal di rumahnya menggoda dirinya. Dan dia menutup pintu-pintu, lalu berkata, “Marilah mendekat kepadaku.” Yusuf berkata, “Aku berlindung kepada Allah, sungguh, tuanku telah memperlakukan aku dengan baik.” Sesungguhnya orang yang zhalim itu tidak akan beruntung.” (QS. Yusuf: 23)

Baca selengkapnya »

Pilar-Pilar Kebangkitan Umat

Suatu pilar kebangkitan terbesar sejarah manusia di muka bumi adalah dakwah Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Dakwah ini merupakan babak terakhir dalam serangkaian perjuangan panjang dakwah yang dipimpin oleh beberapa orang Rasul sebelum Muhammad SAW. Islam sesungguhnya sebuah proklamasi pembebasan manusia bagi seluruh manusia di penjuru bumi.

Baca selengkapnya »

Tafsir Surat ‘Abasa, Bagian ke-5 (Selesai): Keadaan Manusia Setelah Bangkit dari Kubur

”Apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua), pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, ibu dan bapaknya, serta istri dan anak­-anaknya; maka setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya. Banyak muka pada hari itu berseri-seri, tertawa, dan gembira ria. Banyak (pula) muka pada hari itu tertutup debu, dan ditutup lagi oleh kegelapan. Mereka itulah orang-orang kafir lagi durhaka." (QS. 'Abasa: 33-42)

Baca selengkapnya »

Guru Besar Al-Azhar: Kebangkitan Islam Dimulai di Indonesia

Guru Besar Universitas Al Azhar Kairo, Prof. DR. Syeikh Abdul Hayyi Al Farmawi, menegaskan bahwa kebangkitan Islam di masa depan akan dimulai di Indonesia. Abdul Hayyi menyampaikan tausiyah dalam peringatan Hari Ulang Tahun Nahdatul Wathon Diniyah Islamiyah (NWDI) ke-76 di Aula Yayasan Pendidikan Hamzanwadi (YPH) Pandok Pesantren Darunnahdatain NW Pancor, Nusa Tenggara Barat.

Baca selengkapnya »

Bersatu karena Perbedaan, Bangkitlah Ummat Islam, Ini Tanda dari Allah SWT

Lebaran 1432 Hijriah menyisakan tanda tanya. Yakni perbedaan dalam penetapan 1 Syawal 1432 H. Ummat Islam meskipun sudah memaklumi dan semakin dewasa akan fenomena ini, tetap menyimpan tanda tanya. Apakah perbedaan ini selamanya tidak bisa dicari jalan tengahnya. Dari pertanyaan itu saya mencoba sedikit memberikan formula solusinya. Mungkin bukan formula terbaik, dan Anda bisa menambahkannya agar lebih sempurna.

Baca selengkapnya »

Dauroh Ramadhan 1432 H ARH UI – Dauroh Pemuda: Peran Pemuda dalam Kebangkitan Islam

Dauroh Ramadhan yang berlangsung hari Sabtu (6/8/2011) adalah salah satu rangkaian kegiatan Ramadhan yang diadakan oleh masjid At-Tauhid Arif Rahman Hakim Universitas Indonesia untuk memperingati datangnya bulan suci yang penuh ampunan ini. Berawal dari keprihatinan akan menurunnya peran pemuda dalam menjaga tegaknya agama Islam di daerah jabodetabek, para panitia yang awalnya hanya akan mengadakan dauroh umum seperti agenda tahun lalu, mengubah secara signifikan konsep dauroh menjadi dauroh pemuda yang membahas bagaimana peran pemuda untuk menegakkan kejayaan agama Islam.

Baca selengkapnya »

Islam Adalah Pelopor Kebangkitan Nasional

Islam adalah agama yang mempelopori kebangkitan nasional dan pelopor dalam pembebasan Indonesia dari belenggu penjajahan. Hal itu diungkapkan Ketua Program Studi Pendidikan Islam Program Pascasarjana Universitas Ibnu Khaldun Bogor, Jabar, Adian Husaini, saat bedah buku "Jatuh Bangun Pergerakan Islam di Indonesia" karya Rosihan Anwar, di Fadli Zon Library, Jakarta, Kamis.

Baca selengkapnya »

Khutbah Idul Adha 1431 H: Jalan Kebangkitan Dan Kepemimpinan Itu Adalah Bekerja Dan Berkorban

Pagi ini memori sejarah kita membuka dirinya kembali, membawa kita pada kenangan ribuan tahun lalu. Pagi ini kita kenang lagi manusia-manusia agung yang telah menciptakan arus terbesar dalam sejarah manusia, membentuk arah kehidupan kita, dan membuat kita semua berkumpul di lapangan besar ini untuk sholat dan berdoa bagi mereka. Pagi ini kita agungkan lagi nama-nama besar itu: Nabi Ibrahim dan istrinya Hajar, Nabi Ismail dan Nabi Muhammad saw.

Baca selengkapnya »

Membulatkan Tekad

Dari Tsauban bin Bajdad, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, “Hampir saja bangsa-bangsa berkumpul menyerang kalian sebagaimana mereka berkumpul untuk menyantap makanan di nampan. Salah seorang sahabat bertanya, “Apakah karena sedikitnya jumlah kami pada saat itu?” Beliau menjawab, “Bahkan pada saat itu jumlah kalian banyak, tetapi kalian seperti buih, buih aliran sungai. Sungguh Allah benar-benar akan mencabut rasa takut pada hati musuh kalian dan sungguh Allah benar-benar akan menghujamkan pada hati kalian rasa wahn.” Kemudian seseorang bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah wahn itu?” Beliau menjawab, “Cinta kepada dunia dan takut mati.” (H.R. Abu Daud dan Ahmad)

Baca selengkapnya »