Home / Arsip Kata Kunci: awan

Arsip Kata Kunci: awan

Berteduh di Awan Metropolitan

Sungguh... Kikuk saat menyaksikan sendiri para wanita dan balita itu menghadapi realistis peliknya hidup di ibu kota, layaknya para perantau pada umumnya... Mereka adalah beberapa dari sekian ratus ribu orang yang gagal mengadu nasib di perantauan. Lalu? Yang perlu di sayangkan adalah kelancangan dan kenekatan mereka, barangkali mereka hidup miskin, kekurangan dan jauh dari perhatian pemerintah di kampung halaman,, namun tidak seharusnya mereka jadikan itu sejumlah alasan dan argumentasi untuk meninggalkan kampung halaman mereka tanpa bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai.

Baca selengkapnya »

Rasa

Kau Tahu Angin? Kau pasti Tahu, Tapi kau tak bisa deskripsikan apalagi kau Sentuh itu, Hanya bisa kita rasakan, Karena Hanya terdiri dari campuran Gas, Nitrogen, Oksigen, Uap Air, Dan Gas gas lain. Kau Mengenali Angin? Pasti Kau mengenalinya, Ia Datang dari Udara yang Bergerak Karena Rotasi Bumi dan tekanan udara sekitar, Angin yang tak terlihat, tapi di setiap hembusan, Membawakan Ketenangan, Walau kadang Ia juga bisa membinasakan.

Baca selengkapnya »

Adzan Hujan

“Allah, dialah yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang di kehendakinya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal: lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambanya yang di kehendakinya, tiba-tiba mereka menjadi gembira.” (Ar-Rum (40): 48)

Baca selengkapnya »

Krayon Anugerah

Aku menyukai warna biru, Karena dengan itu aku merasakan nikmatnya melihat Awan, Aku mencintai Warna Putih, Dengannya aku tau Mana yang Hitam, Aku senang dengan Warna Merah, Sebab itu ia mengajarkanku arti perjuangan, Aku menghias, Hidupku dengan Warna Hijau, Karena Kedamaian yang kubutuhkan dalam Hidupku, Aku mengerti Warna Orange.

Baca selengkapnya »

Ketika Nestapa Menyapa Jiwa

aku terus menapaki jejak-jejak-Mu, meski langkah ini tertatih , terseok dan hampir lumpuh, aku masih dapat melihat cahaya-Mu, saat kurasa awan menghitam, di mana rinai hujan menyendir, tanpa angin tanpa pelangi, bahkan ketika rintik-rintik sunyi, membisu tanpa kilat dan guruh, aku selalu percaya pada-Mu, meski kau kirim badai, kau hembuskan prahara.

Baca selengkapnya »

Ketika Senja Datang Padaku

Ketika senja datang padaku, aku terpaku lantaran pesonanya yang membius setiap inci penglihatanku. Langit akan merona dengan jingganya yang menawan. Mentari pun tertunduk memasrahkan dirinya tenggelam. Kemudian kumandang suara adzan akan bergema ke seluruh penjuru langit menembus awan-awan. Kulangkahkan kaki menuju rumah Tuhan.

Baca selengkapnya »
Organization