Topic
Home / Arsip Kata Kunci: asap (halaman 2)

Arsip Kata Kunci: asap

Ironi Musibah Kabut Asap

Seharusnya menjadi perhatian penting bagi kita selaku manusia. Dan dalam konteks Negara ini menjadi penting bagi pemerintah, Karena bencana ini sudah berulang kali terjadi. Tidak cukup hanya sekedar wacana penanggulangan. Tetapi ada bukti yang pasti yang perlu dipahami dan dilakukan semua pihak. Misal penegakan hukum yang merata, pengadaan fasilitas penanggulangan yang memadai, dan membangun kesadaran di semua pihak.

Baca selengkapnya »

Andai Duka Asap Terjadi Pada Masa Umar

Andai duka asap terjadi pada masa Umar bin al-Khaththab Radhiyallahu ‘anhu, mungkin ia juga akan melakukan hal yang sama seperti yang ia lakukan ketika menghadapi musibah paceklik rakyat hijaz. Coba kita bandingkan masa kepemimpinan Umar bin al-Khaththab Radhiyallahu ‘anhu dengan Presiden kita saat ini ketika dihadapkan dengan musibah asap yang menimpa ribuan manusia, adakah mereka menangis, adakah mereka bersedih atau hanya sekadar tidak menyantap hidangan yang lezat di hadapannya karena tergambar akan kesulitan rakyatnya.

Baca selengkapnya »

Kabut Asap dan Politics of Denial

Dalam standard good governance, performan pemerintah tidak diukur dari berapa besar upaya pemerintah mengatasi masalah, namun dari seberapa efektif penanggulangannya. Dalam konteks ini, rezim Jokowi gagal mengatasi masalah kabut asap dan cara mudah untuk mengelaknya, adalah dengan politics of denial. Hanya saja, pemerintah salah memperlakukan rakyatnya secara benar, tidak dengan akuntabilitas, namun dengan metode dan standar operasi intelijen. Rezim Jokowi tidak bertanggung jawab atas implikasi yang terjadi maupun ketidakmampuannya melakukan mitigasi bencana.

Baca selengkapnya »

Kabut Asap dan Politics of Denial

Dalam standard good governance, performan pemerintah tidak diukur dari berapa besar upaya pemerintah mengatasi masalah, namun dari seberapa efektif penanggulangannya. Dalam konteks ini, rejim Jokowi gagal mengatasi masalah kabut asap dan cara mudah untuk mengelaknya, adalah dengan politics of denial.

Baca selengkapnya »

Qurban Dalam Kepungan Asap

Persoalan kabut asap yang berubah status menjadi bencana bagi manusia tersebut menunjukkan, bahwa pemaknaan taqwa masih sangat parsial, yang masih terkungkung dalam ruang ‘ibadah mahdhah semata. Sehingga ranah ekologis dianggap persoalan ‘luar’ yang tidak memiliki akar teologis. Jadinya, alam yang terbentang luas tersebut dianggap bebas dieksploitasi tanpa memikirkan danpak negatifnya. Padahal, kata al-ardh (bumi) yang diungkapkan dalam Alquran memiliki indikasi kuat, bahwa Alquran menjadikan kata al-ardh itu sebagai salah satu terma dalam mengungkapkan tentang urgensi lingkungan.

Baca selengkapnya »
Organization