Home / Arsip Kata Kunci: aktual

Arsip Kata Kunci: aktual

Membumikan Islam Nusantara, Respons Islam Terhadap Isu-Isu Aktual

Untuk mencegah meluasnya paham radikalisme, maka dibutuhkan sistem pendidikan yang mampu memberikan pemahaman yang benar akan teks-teks agama. Pemahaman yang benar terhadap Islam diharapkan bisa memutus ideologi radikal yang sudah meresahkan masyarakat Indonesia. Lembaga yang sangat tepat guna meluruskan pemahaman yang keliru terhadap doktrin agama adalah pesantren. Pentingnya peran pesantren dalam kehidupan berbangsa dan bernegara secara khusus dibahas oleh Ali Masykur Musa di bagian akhir buku ini.

Baca selengkapnya »

Aktualisasi Keilmuan

Terlalu banyak orang yang memiliki gelar tinggi, tapi selalu gagal dalam kehidupannya. Sudah jauh-jauh sekolah di luar negeri, hingga mendapat gelar doktor, bahkan hingga professor; tapi sepulangnya ke negeri sendiri, hanya menjadi pegawai pemerintahan biasa. Di sinilah esensi keilmuan seharusnya menjadi parameter. Ukurannya bukan pada berapa banyaknya gelar yang didapat, jauhnya tempat seseorang bersekolah, hingga tingginya IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) yang diraih. Tapi sejauh mana seseorang dapat mengaktualisasikan ilmunya ke dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga orang lain merasakan kebermanfaatan yang nyata, daripada seseorang hanya mendapatkan rasa hormat, dan puji-pujian yang melenakan.

Baca selengkapnya »

Indonesia Overdosis Berita Sadis

Coba kita lihat apa yang terjadi dengan negeri kita, jika kita melihat dari kacamata media. Negeri ini kebanyakan dihuni oleh orang sadis, akhir-akhir ini media memberikan kita menu sarapan pagi dengan berita-berita yang membuat tidak mood. Menu siang hari pun tidak jauh berbeda, menu malam juga sama. Setiap hari media, baik elektronik ataupun cetak menyajikan berita yang bertone negatif.

Baca selengkapnya »

Khutbah Idul Adha 1433 H: Aktualisasi Semangat Berqurban Dalam Kehidupan

Ibadah qurban mendidik setiap muslim untuk memaknai bahwa ibadah yang dilakukan kepada Allah haruslah disertai dengan sikap rela berkorban (tadhhiyyah). Dengan sikap tersebut, seorang muslim tentu akan mengerahkan seluruh potensi dan kemampuan yang dimilikinya dalam merealisasikan ibadah-ibadahnya, tidak sebagaimana orang-orang munafik yang beribadah dengan penuh rasa malas dan lesu.

Baca selengkapnya »
Organization